Dibekap Persijap Jepara, Asri Akbar Malu Jadi Kapten

Asri menganggap dirinya telah gagal membangkitkan motivasi rekan satu tim saat dikalahkan Persijap.

LIPUTAN MUHAMMAD IQBAL DARI PALEMBANG
Gelandang Sriwijaya FC Asri Akbar mengaku merasa malu ketika Laskar Wong Kito menelan kekalahan tipis 1-0 dari Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini beberapa hari lalu.

Dalam laga itu, Asri didaulat sebagai kapten tim. Menurut Asri, sebagai pemegang ban kapten, ia merasa telah gagal menjadi panutan rekan satu timnya.

“Saya tak pantas jadi kapten. Saya tidak bisa mengajak teman-teman keluar dari situasi sulit. Saya gagal, saya malu tidak bisa bangkitkan semangat pemain," kata Asri Akbar dihubungi Goal Indonesia.

Dalam laga yang berlangsung cukup sengit tersebut, lanjut Asri, dirinya mengakui permainan Sriwijaya FC mengalami penurunan, dan seperti tidak bisa mengeluarkan kemampuan yang diharapkan, yakni bermain dengan gaya sendiri seperti di kandang.

“Kami bermain kurang bagus, kami terlalu mengikuti tempo permainan mereka [Persijap],” ungkap pemain asal Makasar itu.

Serupa dengan pernyataan pelatih Subangkit seblumnya, kata Asri, dirinya dan rekan-rekan sudah berupaya maksimal, dan penguasaan bola lebih mendominasi dibandingkan tuan rumah.

“Tapi Persijap juga bermain cukup baik. Mereka bermain sangat agresif, dan cepat dengan mengandalkan serangan balik,” tutupnya. (gk-55) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.