Didik Ludiyanto: Persela Lamongan Amburadul Di Babak Kedua

Didik mengakui permainan Laskar Joko Tingkir berantakan di babak kedua, sehingga tak bisa mengejar ketertinggalan.

OLEH DONNY AFRONI
Asisten pelatih Persela Lamongan Didik Ludiyanto mengungkapkan, performa Laskar Joko Tingkir mengalami penurunan drastis di babak kedua ketika dikalahkan Arema Cronus 2-1 di Stadion Kanjuruhan, Selasa (20/1) malam WIB, dalam lanjutan turnamen Surya Citra Media (SCM) Cup 2015.

Pada laga itu, Persela sempat unggul lebih dulu melalui sepakan keras kaki kiri Balsa Bozovic dari luar kotak penalti. Namun Arema membalikkan keadaan lewat eksekusi penalti Fabiano Beltrame, dan tandukan Cristian Gonzales menyambut sepak pojok.

Menurut Didik, permainan Persela di babak kedua berantakan, sehingga mereka tidak bisa memperlihatkan performa bagus seperti ketika mengalahkan Persipura Jayapura di laga sebelumnya. Didik menampik absennya striker Pedro Javier memberikan pengaruh.

“Ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk bisa lebih baik lagi. Dua gol yang bersarang di gawang kami berasal dari bola mati. Di babak kedua, organisasi permainan amburadul. Ini tidak seperti sebelumnya,” ujar Didik.

“Kami tidak ingin mencari-cari alasan [atas kekalahan itu]. Pedro Javier tiba-tiba sakit sebelum pertandingan.”

//

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.