Diego Michiels Terjerat Kasus Hukum

Manajemen Pusamania enggan mengomentari kasus Diego, karena dianggap sudah tidak terikat dengan klub.

Setelah dipecat manajemen Pusamania Borneo FC, Diego Michiels bakal menghadapi masalah baru. Pemain naturalisasi ini terancam masuk bui terkait kasus penganiayaan terhadap manajer tempat hiburan malam (THM) di Samarinda.

Manajemen Pusamania memastikan memecat Diego, Rabu (16/11) pagi WIB. Sedangkan pelaporan manajer (THM) terhadap Diego ke Polresta Samarinda dilakukan, Rabu dinihari WIB. Diego menanduk manajer THM tersebut, sehingga korban mengalami luka robek di pelipis.

Manajer Pusamania Danilo Fernando menegaskan, pemecatan terhadap Diego tidak berkaitan dengan kasus tersebut, melainkan atas aksinya melakukan tindakan tak sportif terhadap striker Semen Padang Marcel Sacramento pada akhir pekan pekan kemarin.

“Manajemen sudah memutus kontrak Diego, jadi kami tidak bisa mengomentari masalah yang menimpanya. Masalah Diego tidak ada hubungannya dengan klub ini, kami latihan seperti biasa,” tegas Danilo dikutip laman Antara.

Sebelumnya, presiden klub Nabil Husein Said Amin menyatakan, manajemen telah mengistirahatkan Diego hingga akhir musim. Sikap ini dipilih manajemen mendahului keputusan komisi disiplin (Komdis) ISC yang biasanya memberikan keputusan berat bila ada tindakan menyalahi koridor keolahragaan.

“Jujur ini keputusan yang berat, karena dia salah satu pemain yang kita andalkan untuk membuat tim ini berprestasi. Tapi, ini lah sepakbola profesional,” ucap Nabil.

“Saya berterimakasih kepada Diego yang sudah pernah berjuang bersama tim ini.”