Diego Simeone Klarifikasi Komentar Gegabahnya

Simeone sempat memberi isyarat bakal meninggalkan Atletico usai kalah di final Liga Champions, namun kini ia meluruskan pernyataannya itu.

Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone memberikan klarifikasi terkait komentarnya yang ia ucapkan selepas timnya takluk di final Liga Champions 2015/16 pada Mei lalu di San Siro, Milan.

Kala itu, Simeone yang kecewa setelah kekalahan keduanya dari rival sekota Real Madrid di partai puncak tersebut, mengaku tengah mempertimbangkan masa depannya di Atletico. Hal tersebut mengisyaratkan bahwa Simeone bisa meninggalkan Vicente Calderon sewaktu-waktu.

Kini, pelatih berusia 46 tahun itu mengaku telah gegabah dalam menyatakan pendapatnya ketika itu sambil menegaskan komitmennya untuk terus melatih Los Rojiblancos.

“Saya berbicara seperti itu karena suasana hati sedang panas. Kami, orang-orang Argentina, memang sering seperti itu,” tutur Simeone di hadapan awak media, Kamis (30/6).

“Seiring bejalannya waktu, saya belajar bahwa tidak perlu untuk mencari-cari kesalahan orang lain jika Anda mengalami kekalahan. Anda harus merasakan rasa sakit dan penderitaan [dari kekalahan], karena terkadang itu berguna. Kemudian Anda terus beranjak dan menatap ke depan,” imbuhnya.