Dijamu Gresik United, Daya Gedor Sriwijaya FC Berkurang

Krisis pemain yang dialami Laskar Wong Kito ini membuat Subangkit pesimistis meraih hasil maksimal.

LIPUTAN MUHAMMAD IQBAL DARI PALEMBANG
Pelatih Sriwijaya FC Subangkit menghadapi masalah baru. Setelah sektor pertahanan, kini barisan penyerangan yang dilanda krisis saat dijamu Gresik United, Rabu (20/8).

Di pertandingan itu, Sriwijaya FC tidak akan diperkuat Lancine Kone akibat akumulasi kartu, dan Syakir Sulaiman yang mendapat cedera lutut kala ditundukkan Persijap Jepara.

Sebagai gantinya, Subangkit telah menyiapkan beberapa pemain yang dirasa tepat untuk mengisi kekosongan dua lubang tersebut, kendati belum bisa memastikan siapa yang akan dimainkan dari menit awal.

“Syakir cedera lutut, untuk lawan Gresik sepertinya belum bisa main. Tapi dia sudah bisa berjalan normal,” ungkap Subangkit kepada Goal Indonesia.

“Posisi Syakir bisa diisi [Frank] Ongfiang kalau dia sudah sembuh dari cederanya, atau Alan Martha dan Syamsir [Alam]. Untuk posisi Kone, Rishadi [Fauzi] akan kita dorong ke depan lagi.”

“Nanti semua pemain ini akan kita lihat bagaimana kondisi terakhir mereka. Siapa yang lebih siap itu yang akan kita mainkan."

Melihat kondisi ini, Subangkit sedikit pesimistis bisa meraih hasil maksimal di kandang Gresik United. Praktis daya gedor Sriwijaya FC semakin menurun dengan absennya sejumlah pemain pilar lini depan ini.

“Kemarin [lawan Persijap] lini belakang bermasalah, sekarang depan. Sulit juga rasanya. Dalam pertandingan krusial seperti kemarin, pemain banyak absen karena cedera dan akumulasi. Mau tidak mau lawan Gresik nanti kita maksimalkan pemain yang ada," kata pelatih asal Pasuruan itu. (gk-55) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.