Dipanggil Timnas, Impian Empat Tahun Asri Akbar Terwujud

Keinginan memperkuat timnas senior sudah menjadi harapan bagi Asri sejak bermain di Persiba.

LIPUTAN MUHAMMAD IQBAL DARI PALEMBANG

Gelandang Sriwijaya FC Asri Akbar mengaku impiannya selama empat tahun terwujud setelah dipanggil badan tim nasional (BTN) untuk memperkuat tim nasional Indonesia melawan ASEAN All Stars di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (11/5).

Nama Asri masuk ke dalam daftar 23 pemain yang dipersiapkan untuk laga tersebut. Asri termasuk pemain yang menggantikan penggawa Arema Cronus akibat berbenturan dengan babak 16 besar Piala AFC melawan Kitchee pada 14 Mei 2014. Asri akan memulai bergabung latihan bersama timnas besok.

Kendati demikian, pemain asal Makasar ini menanggapinya dengan rasa syukur. Menurutnya pemanggilan dirinya adalah sebuah kejutan yang patut dibanggakan, mengingat laga itu akan menjadi debut perdana Asri bersama timnas di bawa asuhan Alfred Riedl sejak berkiprah di sepakbola nasional 10 tahun silam.

“Alhamdulillah senang dan bangga masuk timnas. Penantian ini sudah saya tunggu-tunggu sejak tahun 2010 waktu masih di Persiba [Balikpapan]. Saat itu saya sudah merasa bisa bersaing, saya dikabarkan dipanggil timnas, tapi ternyata belum juga,” kata Asri kepada Goal Indonesia.

“Baru sekarang kesampaian. Alhamdulillah mimpi selama ini terwujud juga. Bersinar di usia senja.”

Asri mengungkapkan, BTN menghubunginya melalui telepon seluler sebelum Sriwijaya FC menjamu Barito Putera, Minggu (4/5).

“Beberapa hari lalu saya ditelpon pihak BTN, dan hari Sabtu (3/5) surat resmi pemanggilannya sudah saya terima,” terang pemain berusia 30 tahun itu.

Asri bertekad bakal memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan pertama bersama timnas, kendati pertandingan nanti bertajuk laga amal untuk membantu korban bencana alam yang terjadi di Indonesia dan Filipina.

“Saya akan bermain seperti biasa saat membela klub, maksimal, dan ingin memberikan yang terbaik buat timnas,” pungkasnya.

Asri memulai karir sepakbola profesionalnya bersama Persim Maros selama tiga musim (2004-2007), Semen Padang (2007-2008), PSMS Medan (2008-2009), PSM Makasar (2009-2010), Persiba Balikpapan (2010-2012), Persib Bandung (2012-2013), Sriwijaya FC (2013-sekarang). (gk-55)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.