Ditahan PSIR Rembang, PSIS Semarang Soroti Penyelesaian Akhir

Tim Mahesa Jenar berusaha menghilangkan ketergantungan kepada M Ridwan.


OLEH   DONNY AFRONI & AURELIUS BALAKOSA

Manajemen PSIS Semarang menyoroti penyelesaian akhir setelah bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah PSIR Rembang di Stadion Krida, Kamis (11/5), pada lanjutan Grup 4 Liga 2 2017.

Pemain pengganti Erick Dwi Ermawansyah menjadi pahlawan PSIS setelah golnya pada menit ke-86 berhasil memaksa laga berakhir imbang. Sebelumnya, PSIR unggul lebih dulu pada menit ke-73 melalui tendangan bebas Yoni Ustaf akibat kesalahan Safrudin Tahar di area pertahanan PSIS.

SIMAK JUGA: Dikalahkan PSIS, Sragen United Kecam Wasit

Direktur umum PSIS Khairul Anwar mengatakan, Mahesa Jenar harus bisa melepas ketergantungan kepada M Ridwan, mengingat lawan kini sudah mengetahui gaya bermain mereka.

“Dikhawatirkan kalau sampai [M Ridwan] dicederai. Penyelesaian akhir masih jadi PR [pekerjaan rumah], perlu evaluasi,” ujar Khairil dikutip laman Antara.

SIMAK JUGA: Persik Pesta, M Ridwan Jadi Pahlawan PSIS

Sedangkan pelatih Subangkit mengakui penerapan strategi 3-4-3 kurang maksimal, terutama komunikasi dan kerja sama lini belakang. 

“Babak kedua kami mendominasi pertandingan. Kesalahan Tahar harus dibayar mahal dengan gol. Setelah laga ini akan kami evaluasi seluruh lini. Alhamdulillah hasil imbang di laga lawan PSIR,” ucap Subangkit.

SIMAK JUGA: Persis & PSIS Menang, Persiba Tersungkur

Sementara pelatih fisik PSIR David Prima mengatakan, timnya telah bermain bagus, dan gol PSIS disebabkan kelengahan lini belakang yang berhasil dimanfaatkan pemain lawan.

“Hasil imbang kami syukuri, tapi akan ada evaluasi, terutama lini pertahanan. Anak-anak sudah bekerja keras. Satu poin hasil maksimal di laga ini,” kata David. (gk-18)

 

Footer Goal Indonesia Instagram