Diusir Wasit, Daryl Janmaat Minta Maaf

Janmaat mengakui bahwa kartu merah tidak langsung yang ia dapatkan di Swansea City merupakan sebuah kebodohan yang merugikan Newcastle United.

Full-back Daryl Janmaat meminta maaf atas kartu merah yang sedikit banyak merugikan Newcastle United dalam kekalahan di Liberty Stadium markas Swansea City, Sabtu (15/8) kemarin.

Di pertandingan itu, tim tuan rumah berhasil mencatatkan kemenangan 2-0 berkat lesakan Bafetimbi Gomis di menit kesembilan serta sundulan kepala Andre Ayew tujuh menit setelah jeda.

Di posisi tertinggal 1-0, Newcastle sejatinya sempat memberikan perlawanan, namun kartu kuning kedua yang diterima Janmaat akibat melanggar Jefferson Montero di menit ke-41 membuat timnya kepayahan di sisa laga.

“Itu merupakan kebodohan saya dan saya harus meminta maaf kepada rekan satu tim, para suporter dan semuanya, karena mencoba untuk memenangkan pertandingan dengan 10 pemain sangatlah sulit,” ujarnya kepada laman resmi klub.

“Kartu kuning pertama tepat diberikan. Yang kedua, saya kehilangan bola, dia [Montero] berlari melewati saya dan sepersekian detik saya langsung melanggarnya. Saya menariknya dan itu adalah tindakan bodoh.

“Dengan 11 pemain di Swansea, pertandingan itu sudah sulit, namun dengan 10 pemain menjadikannya nyaris mustahil. Meski demikian kami tidak menyerah, dan di sisa laga kami memberikan segalanya, namun itu merupakan laga yang mengecewakan.”