Djadjang Nurdjaman: Final IIC 2014 Tetap Bergengsi

Djanur menegaskan final melawan Arema sarat gengsi, dan menjadi modal menyambut ISL 2015.

OLEH DONNY AFRONI
Kendati mengalami penundaan selama satu tahun, pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman tetap menganggap final Inter Island Cup (IIC) 2014 melawan Arema Cronus sebagai laga sarat gengsi.

Persib dan Arema saling berhadapan di laga final di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, pada akhir pekan ini. Menurut Djanur, sapaan Djadjang, duel ini tetap bergengsi, karena bakal menjadi modal menghadapi Indonesia Super League (ISL) 2015.

“Pertandingan ini yang dilihat bukan tahun lalu atau sekarang. Saya melihat pemain tetap antusias, karena memang tetap ada gengsi. Pemain pun ingin punya catatan bagus. Saya kira seperti itu,” tegas Djanur dilansir laman resmi klub.

Mengenai permainan Arema, Djanur menilai tidak banyak berubah seperti musim lalu, kendati ada sedikit perubahan di komposisi pemain. Djanur menambahkan, tim asuhan Suharno itu mempunyai materi pemain yang bagus dengan strategi tidak bisa diremehkan.

“Masih sama dengan musim lalu. Mereka kuat, materi pemain yang cukup bagus. Cara bermainnya pun masih sama, ball posseion yang bagus,” kata Djanur.

//

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.