Djadjang Nurdjaman: Pembela Saya Jauh Lebih Banyak

Djanur enggan terpengaruh dengan desakan mundur agar bisa fokus menyiapkan pemain muda jelang menjamu Sriwijaya FC.

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman enggan menanggapi desakan agar dirinya mundur setelah Pangeran Biru mendapatkan dua hasil imbang di awal Liga 1 2017, dan memilih fokus menyiapkan tim menghadapi Sriwijaya FC.

Pascahasil imbang melawan PS TNI, tagar #DjanurOut meramaikan media sosial. Sebagai respons dari tagar itu, belakangan juga muncul tandingannya, #InDjanurWeTrust.

“Saya baca semuanya, dan masih berimbang, jadi masih ada pro dan kontra. Saya bisa bilang, ada dua berbanding sepuluh malah, jadi mengapa mesti ditanggapi. Yang minta itu [#DjanurOut] hanya satu-dua saja, sedangkan yang membela saya jauh lebih banyak dari itu,” cetus Djanur, sapaan Djadjang.

Menjelang duel melawan Sriwijaya FC, Persib terancam kehilangan satu pemain muda lagi akibat cederanya Angga Febryanto setelah Febri Hariyadi dan Gian Zola mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia U-22. Praktis Persib hanya menyisakan Henhen Herdiana, Ahmad Baasith, Agung Mulyadi, dan Billy Keraf. 

“Saya harus putar otak apalagi yang cederanya adalah pemain muda, bikin pusing lagi. Pemain muda ya memang begitu, masih fluktuatif dan belum bisa membaik secara mental,” katanya.

Sedangkan mengenai alasannya memainkan Billy tidak lebih dari 30 menit, Djanur mengungkapkan, jika ia memaksa Billy bermain lebih lama, terlalu beresiko bagi sang pemain. 

“Itu banyak orang enggak mengerti. Tapi kalau dari tim pelatih sudah tahu betul dia saat itu sudah enggak bisa bergerak lagi. Kalau Billy ditanya, dia pasti bilang siap, tapi kenyatannya kami yang tahu,” kata Djanur.

“Jadi, bukan soal permainan. Untuk pemain debutan seperti dia, itu tidak tidak kurang, Tapi ada pertimbangan lain, dan saya puas sekali dengan penampilan dia, walau belum bisa langsung menggantikan Febri. Kami masih harus terus lihat lagi, karena dia baru bergabung beberapa hari.”