Djadjang Nurdjaman Sebut Febri Hariyadi Kelelahan

Djanur memaklumi Febri tidak tampil maksimal setelah mengikuti seleksi timnas U-22.

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman menilai penampilan winger muda Febri Hariyadi di bawah performa ketika mengalahkan Mitra Kukar 3-2 di Stadion Manahan Solo, Sabtu (25/2) malam WIB, pada laga perempat-final Piala Presiden 2017.

Febri tampil sebagai starter di pertandingan tersebut, dan bermain selama 90 menit. Djadjang mengungkapkan, penampilan Febri tidak eksplosif seperti biasanya, karena mengalami kelelahan setelah mengikuti seleksi timnas Indonesia U-22.

“Saya akui ‎Febri terus menunjukkan progess yang bagus. Tapi dalam pertandingan kali ini, setelah bergabung dengan timnas, saya lihat dia kelelahan. Dengan sisa waktu yang ada, saya yakin dia akan membaik,” kata Djanur, sapaan Djadjang, dikutip laman Galamedianews.

“‎Saya percaya dengan pelatih timnas sekarang. Dia punya rencana yang bagus. Saya dengar tidak ada TC [pemusatan latihan] panjang, artinya akan memperkuat tim ketika kompetisi. Itu yang efisien.”

Djanur menambahkan, ia akan berusaha memperbaiki mental pemain Persib yang tampak tegang di pertandingan itu. Djanur berharap kondisi tersebut tidak terulang di semi-final.

“Kami akan memperbaiki sejumlah kekurangan tadi. Semoga tidak terulang di semi-final, dan laga berikutnya,” kata Djanur.

Sementara itu, gelandang muda Persib Gian Zola merasa senang dengan keberhasilan Persib melaju ke empat besar. Menurut Zola, sukses ini tidak lepas dari kehadiran bobotoh di Solo.

“Alhamdulillah bisa lolos ke semi-final. Itu karena dukungan bobotoh yang luar biasa. Mungkin kalau bobotoh tidak ada, Persib belum tentu bisa ke semi-final. Karena ada bobotoh sebagai pemain ke-12, Persib bisa bangkit,” ucap Zola.