Djajang Nurjaman: Target Pertama Kami Sudah Tercapai

Djanur akui timnya sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat Persik.

LIPUTAN ANGGI RIWANTO DARI BANDUNG
Persib Bandung sukses menutup laga kandang mereka di wilayah barat Indonesia Super League (ISL) musim ini dengan sebuah kemenangan. Ya, mereka berhasil menang atas Persik Kediri dengan skor 3-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (24/8) petang.

Dalam laga yang sempat diguyur hujan deras tersebut, tim Maung Bandung berhasil menggetarkan jala gawang Sandi Firmansyah melalui penalti yang dieksekusi Vladimir Vujovic, serta dua gol sundulan yang dicetak masing-masing oleh Ferdinand Sinaga dan Djibril Coulibaly.

Pelatih Persib, Djajang Nurjaman, memberikan apresiasinya kepada para pemain yang sudah bekerja keras memenangi pertandingan dan membawa Persib ke babak delapan besar.

"Pertama-tama saya ingin ucapkan selamat kepada pemain saya yang hari ini memenangkan pertandingan melawan (Persik) Kediri dengan skor 3-0. Dan dengan ini kami memastikan diri ke babak delapan besar. Berarti target pertama kami untuk lolos ke fase kedua itu sudah tercapai. Alhamdulillah," buka Djajang, dalam konferensi pers usai laga.

Djanur, sapaan akrab Djajang Nurjaman, mengungkapkan pada babak pertama tim asuhannya sempat kesulitan menghadapi permainan bertahan yang diperagakan oleh Persik. Hal itu membuat penggawa Persib kesulitan membongkar pertahanan lawannya.

"Mengenai pertandingan sendiri, kembali kami bertemu tim yang memasang pertahanan yang ketat dan solid. Kadang-kadang lima sampai enam pemain mereka tidak keluar dan kami sulit membongkar pertahanan mereka," tambahnya.

Selain kesulitan membongkar pertahanan lawannya, pelatih berusia 48 tahun itu mengatakan jika pemain Maung Bandung terlalu terburu-buru sehingga seringkali membuang peluang yang mereka ciptakan.

"Pada babak pertama, seperti ingin cepat cetak gol sehingga banyak peluang terbuang," lanjut pelatih yang sempat membesut Pelita Jaya Karawang itu.

Setelah mengalami kebuntuan hingga turun minum. Djanur melakukan perubahan strategi dengan memasukan Ferdinand Sinaga dan Atep, untuk menambah daya gedor lini depan Maung Bandung. Hasilnya, tiga gol berhasil mereka gelontorkan ke gawang tim Macan Putih.

"Babak kedua setelah terjadi perubahan ritme, tidak monoton, tidak selalu dengan kecepatan tinggi, kadang-kadang memainkan ball possession dulu. Akhirnya kami bisa mencetak gol. Patut diapresiasi kerja pemain," pungkasnya. (gk-52)
addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.