Dua Pemain Ini Catat Rekor 100 Caps Di Piala Dunia 2014

Mario Yepes tembus 100 caps bersama Kolombia, sementara Joseph Yobo juga demikian dengan Nigeria. Namun, kisah keduanya cukup berbeda...

OLEH TEGAR PARAMARTHA Ikuti di twitter

Piala Dunia 2014 memang memberikan banyak momen spesial. Selain dari jumlah gol yang begitu deras, pencapaian personal di tiap tim nasional juga banyak bermunculan. Salah satunya adalah pencapaian 100 caps di masing-masing negara sang pemain.

Seperti yang diketahui, tidak mudah untuk memperkuat tim nasional dengan menembus tiga digit caps. Selain lebih sedikitnya pertandingan internasional, persaingan di masing-masing negara juga sangat ketat, oleh karena itu, pemegang 100 caps biasanya adalah pemain yang spesial.

Setelah Javier Mascherano, Wesley Sneijder dan Dirk Kuyt, ada dua pemain lagi yang mencatatkan centurion mereka di Brasil, yaitu pemain Kolombia Mario Yepes dan pemain Nigeria Joseph Yobo.

Yepes, memainkan laga ke-100 bersama tim nasional Kolombia ketika menghadapi Pantai Gading pada laga kedua babak grup Piala Dunia. Saat itu, timnya meraih kemenangan dengan skor 2-1 sekaligus memastikan diri lolos ke babak 16 Besar.

Pencapaian Yepes dan keberhasilan Kolombia membuat seluruh pemain bergembira. Bahkan, rekan-rekan setimnya ikut melakukan selebrasi dengan mengangkat jersey dengan nama 'Yepes' dan nomor punggung '100' usai pertandingan.

Yepes memulai debut internasionalnya pada tahun 1999, ia menjadi bagian dari skuat Kolombia ketika menjadi juara Copa America 2001. Kini, ia menjadi bagian penting dari tim dan memiliki peran besar dalam membawa Kolombia lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1998.

Kini ia telah mengoleksi 101 caps setelah di babak 16 Besar ia turut mengantar Kolombia menekuk Uruguay dengan skor 2-0. Dengan demikian, ia menyamai rekor caps Leonel Alvarez, namun masih tertinggal dari legenda Carlos Valderrama.

Sementara itu, Joseph Yobo memiliki cerita berbeda, apabila Yepes dengan mendapatkan sabuk centurion dengan catatan gemilang dan kegembiraan, pemain Nigeria ini mendapatkannya berbarengan dengan bencana.

Yobo menjadi pemain pertama yang bisa memperkuat tim Elang Super untuk ke-100 kalinya ketika berhadapan dengan Prancis pada babak 16 Besar Piala Dunia 2014. Namun sayang, Ia gagal membantu timnya terhindar dari kekalahan, malah ia menjadi salah satu penyebabnya.

Yobo mencetak gol bunuh diri di menit ke-90 sehingga Prancis memperlebar jarak menjadi 2-0, sekaligus memastikan harapan Nigeria membalikkan kedudukan sirna.

Usai pertandingan, Yobo mengumumkan pensiun dari timnas Nigeria. Ia merasa bangga bisa membawa negaranya ke level tertinggi meski pertandingan terakhirnya tidak cukup membanggakan.

"Inilah [titik akhir]. Saya bisa memandang ke belakang karir saya dengan kebanggaan besar. Saya ingin pensiun saat masih tinggi untuk negara saya. Kekalahan dari Prancis bukan jalan yang tepat tetapi saya gembira dengan apa yang saya lakukan untuk tim. Ini memberi kesempatan kepada pemain lain untuk masuk," ujarnya.

Yobo memang selalu menjadi andalan Nigeria, ia memperkuat negaranya pada tiga edisi Piala Dunia dan enam edisi Piala Afrika, di mana ia menjadi juara pada 2013 kemarin.

Saat ini, Yobo memang menjadi satu-satunya centurion di Nigeria, tetapi tidak lama lagi Vincent Enyeama akan menjadi pemain kedua untuk melakukannya. Kini ia telah tampil sebanyak 95 kali, dan meski sudah berusia 31 tahun, sebagai kiper ia bisa dikatakan masih memiliki karir yang cukup panjang.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics