Dunga: Brasil Harus Berhenti Andalkan Neymar

Dunga melempar kritik pada wasit dan meminta Brasil untuk belajar bermain tanpa Neymar di Copa America 2015.

Dunga mengakui Brasil harus belajar bermain tanpa Neymar setelah sang bintang dikartu merah dalam kekalahan 1-0 dari Kolombia di fase grup Copa America 2015.

Penyerang Barcelona tersebut menerima kartu merah setelah menendang bola ke arah Jeison Murillo pasca laga. Carlos Bacca juga mendapat sanksi sama karena mendorong Neymar dengan keras.

Adapun Dunga meminta timnya untuk segera bangkit karena Neymar tak bisa bermain di laga selanjutnya.

"Saya harus menunggu hingga Kamis untuk mulai berpikir bagaimana kami harus bermain. Kami pernah bermain sekali tanpa Neymar [dalam kemenangan 2-0 atas Meksiko] dan kami harus siap, kami adalah tim," ujar pelatih Brasil tersebut.

"Kami ingin bermain bersamanya, tapi tidak mungkin. Jadi, kami harus menemukan cara untuk melewatinya dan menyelesaikan situasi ini."

Dunga juga berkomentar soal taktik Kolombia dan mengkritik kerja wasit yang kurang tegas.

"Saya akan melihat gambarnya. Di tengah kerusuhan saya tak melihat banyak hal. Ada beberapa hal yang terjadi di luar kendali kami," ujarnya.

"Sialnya, wasit tidak tahu caranya mengendalikan permainan. Ada beberapa pemain yang kasar, seperti di laga terakhir melawan Kolombia."

Kekalahan ini menjadi kekalahan pertama Dunga sejak menjabat kembali sebagai pelatih Seleccao.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.