Eduard Tjong Pening Tangani PS TNI

Edu mengatakan masih terus mencari permasalahan utama penggawa PS TNI mengalami kemerosotan di ISC A.

Pelatih PS TNI Eduard Tjong mengaku masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk meningkatkan kinerja tim besutannya di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.

PS TNI menjadi satu-satunya tim yang belum pernah memetik kemenangan di tujuh pertandingan ISC A 2016. Edu, sapaan Eduard, menyatakan, torehan seperti ini belum pernah ia alami dalam karier kepelatihannya.

“Kita punya banyak pekerjaan rumah, organisasi pertahanan harus kita benahi, karena kita sudah tujuh kali bertanding dengan catatan golnya minus tujuh. Saya belum pernah megang tim seperti ini, tapi ini tantangan buat saya,” ujar Edu.

Mantan arsitek Persela Lamongan dan Persiba Balikpapan ini menambahkan, hingga saat ini ia juga belum mendapatkan pencerahan untuk mengatasi sisi psikologi pemain yang mengalami penurunan dibandingkan sejumlah turnamen sebelumnya.

Untuk saat ini, Edu masih beranggapan beban yang ditanggung anak asuhnya saat bermain di kompetisi menjadi lebih besar dibanding tampil dalam sebuah turnamen jangka pendek.

“Saya pernah bilang, ketika diberi beban itu [menjadi pelatih PS TNI], artinya tantangan buat saya. Saya ambil PS TNI, karena saat di turnamen mereka bermain sangat spartan, dan masih pada muda juga. Tapi kenapa sekarang malah hilang? Ini yang menjadi tanda tanya buat saya,” jelas Edu.

“Sampai sekarang saya belum dapat masalah itu ada di mana. Mungkin karena tekanannya beda di turnamen sama kompetisi, sehingga membuat anak-anak sedikit tidak lepas mainnya.” (gk-61)