Eduard Tjong Pinggirkan Seftia Hadi

Edu merasa kecewa dengan pelanggaran Seftia yang berujung penalti di pertandingan uji coba.

Mantan bek Semen Padang Seftia Hadi dipastikan tidak mendapat tempat di skuat inti Persiba Balikpapan setelah pelatih Eduard Tjong merasa tidak puas dengan performanya kala mengalahkan tim lokal PS Guntur Putra 4-1 kemarin.

Dalam laga itu, PS Guntur Putra mampu mencuri satu gol melalui tendangan penalti. Hadiah penalti diberikan setelah Seftia Hadi yang diplot menjadi center bek justru kedodoran, dan kalah cepat dengan pemain lawan, sehingga akhirnya menjatuhkan lawan.

Edu menilai kondisi fisik eks bek tim nasional U-23 itu belum bagus, setelah tiga bulan tidak beraltih karena kompetisi ISL dihentikan. Karenanya Edu memastikan akan membangkucadangkan eks pemain Semen Padang itu.

“Belakang masih rapuh, tengah juga organisasi permainan belum rapi. Tinggal satu kali lagi latihan hari Senin pagi, itu yang akan kita perbaiki lagi,” ujar Edu, sapaan Eduard.

“Seftia kedodoran, kalah kecepatan. Selama libur dia tidak latihan. Makanya pilihan pertama nanti Yudi [Khoiruddin], Joko Sidik, atau Absor Fauzi. Seftia kondisinya memang belum bagus.”

Selain lini belakang, dan oragnisasi permainan di lini tengah, lemahnya penyelesaian akhir juga diakui masih menjadi kekhawatiran. Tidak adanya goal getter, dan hanya mengandalkan I Made Wirahadi, maupun pemain muda Mithaful Hamdi akan sangat berisiko.

Meski kini sudah diperkuat Suheri Daud, terlihat lini depan tim kesayangan masyarakat Balikpapan itu masih tumpul. Berapa banyak peluang yang tercipta gagal dimaksimalkan menjadi gol.

“Memang kita harus bicara soal kualitas, Hamdi masih mentah, masih butuh banyak polesan. Tapi Hamdi punya prospek bagus sebagai pemain muda” pungkasnya. (gk-54)