Eduard Tjong: Taktik Persela Lamongan Tidak Berjalan Baik

Pelatih Persela tersebut mengaku para pemainnya kurang berani menyerang dan sering kehilangan bola saat menguasai permainan.

OLEH ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter

Eduard Tjong menyebut taktik yang diterapkannya terhadap skuat Persela Lamongan saat kalah 3-0 dari Persebaya Surabaya dalam lanjutan Indonesia Super League [ISL], Selasa (19/8) malam WIB, tidak berjalan dengan baik.

Bahkan juru latih Laskar Joko Tingkir itu menilai anak asuhnya terlalu bermain hati-hati dan takut untuk melancarkan serangan ke jantung pertahanan lawan, serta mudah untuk kehilangan penguasaan bola di lini tengah.

"Di babak pertama kami terlalu takut untuk menyerang, padahal saat mampu menekan di menit akhir babak pertama, ada kans yang dapat kami ciptakan. Selain itu kami juga kerap kehilangan bola," ungkap Edu saat sesi konferensi pers berlangsung.

"Skema permainan kami juga tidak berjalan dengan optimal. Kami sebenarnya fokus mengawal tiga pemain asing lawan [Greg Nwokolo, Pacho Kenmogne dan Isaac Pupo] namun ternyata tidak berhasil."

Pelatih yang pernah membesut Persis Solo itu juga mengakui bahwa timnya mengalami grafik penurunan performa sepanjang putaran kedua ISL berlangsung.

"Betul, di putaran kedua kinerja kami cenderung menurun, mungkin hal tersebut disebabkan skuat kami yang dihuni banyak pemain muda, mental mereka masih labil. Yang pasti kami harus tetap menyemangati mereka agar bangkit," pungkas Edu.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.