Eduard Tjong: Target Lawan Persib Bandung Masih Tanda Tanya

Edu baru memasang target enam angka dari Persebaya dan Martapura FC, sedangkan Persib menunggu perkembangan.

Pelatih Persiba Balikpapan Eduard Tjong mengaku masih belum bisa mematok target saat menghadapi Persib Bandung di laga Grup A turnamen Piala Presiden 2015 yang digulirkan pada akhir bulan ini.

Menurut Edu, sapaan Eduard Tjong, ia baru bisa memasang target enam angka dari pertandingan melawan Persebaya Surabaya dan Martapura FC. Target itu dipasang agar mereka lolos ke Delapan Besar.

“Lawan dua tim itu kita harus fight, makanya dapat enam poin dulu. Nanti lawan Persib ceritanya lain. Kalau kita satu menang, satu draw, kan masih tergantung tim lain. Saya tidak mau itu. Kalau kita dapat enam poin, tidak terlalu berat,” ujar Edu.

“Makanya saya bilang, kalau lawan Persib saya masih tanda tanya. Bukan berarti hati saya bilang kita kalah. Tapi kalau Persebaya dan Martapura FC itu lain. Apalagi lawan Martapura, kita tidak boleh seri, apalagi kalah.”

Edu mengaku sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi ketiga lawannya tersebut. Melawan dua tim Indonesia Super League (ISL), Edu kemungkinan menerapkan permainan bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik.

“Kalau lawan Persebaya dan Persib hampir sama, kita main sedikit bertahan. Tapi kalau lawan Martapura kita normal, tidak akan bertahan. Meski di atas kertas [lebih diunggulkan], di lapangan kita tidak tahu. Jadi, memang sudah mulai siapkan strategi,” ucapnya.

“Makanya kita latihan counter-attack agar siap dengan strategi kita. Kualitas pemain Persib dan Persebaya lebih bagus, begitu juga kondisi fisik mereka, Karena mereka lebih dulu lakukan persiapan.”

“Makanya saya benar-benar siapkan pertahanannya, kita perbaiki. Harus dengan strategi yang tepat untuk bisa meredam permainan mereka. Mulai sekarang, kita sudah pikirkan [laga ] di Bandung, karena jangan sampai di sana baru kita berpikir.”

Sementara itu, usai latihan di Stadion Parikesit, Kamis (13/8) sore, manajemen Persiba langsung menemui para pemain, dan menyampaikan pembayaran yang akan diterima penggawa Beruang Madu. Manajer Persiba Faisal Husin menuturkan, para pemain di ikat dengan kontrak surat perintah kerja (SPK)

“Jadi sudah disiapkan. Tidak perlu kuatir, karena selama ini Persiba tidak pernah menunggak kepada pemain, begitu juga setiap pertandingan akan ada bonus. Terpenting pemain fokus latihan,” tandas Faisal. (gk-54)