Edy Rahmayadi: Bambang Pamungkas & Cristian Gonzales Pensiun Tahun Depan

Hal ini karena kedua pemain tersebut diminta PSSI untuk menjadi pelatih di Indonesia.

PSSI akhirnya membuka juga alasan mengapa ada pembatasan usia untuk kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Hal tersebut dilakukan karena induk sepakbola nasional ini ingin para pemain yang sudah tidak muda lagi alih profesi menjadi pelatih di Indonesia.

Keputusan yang diambil PSSI tersebut menuai komentar negatif dari berbagai pihak. Sebab, regulasi tersebut dirasa melanggar hak asasi manusia karena setiap klub Liga 1 hanya diizinkan menggunakan dua pemain yang berusia di atas 35 tahun saja.

Sementara Liga 2, setiap klub dipebolehkan mengontrak tiga pemain berusia di atas 35 tahun. Akibatnya, sejumlah pesepakbola mesti kehilangan pekerjaannya, seperti contohnya adalah Mat Halil yang dilepas Persebaya Surabaya.

Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) beberapa hari yang lalu melakukan pertemuan dengan PSSI untuk membahas perihal regulasi pembatasan usia pemain ini. Langkah ini dilakukan karena APPI ingin merasa kebijakan tersebut terlalu berat untuk para pemain.

Namun, PSSI tetap saja tidak bergeming dengan keputusan yang telah mereka ambil tersebut. Itu karena berdasarkan data FIFA, dari 250 juta penduduk yang ada di Indonesia cuma 197 orang saja yang menjadi pelatih di negara ini.

"Mereka-mereka yang usianya sudah lewat bisa jadi pelatih. Contohnya Bima [Sakti], entah dapat mimpi apa dia akhirnya mau jadi pelatih juga," kata ketua umum PSSI Edy Rahmayadi. 

"Kemarin-kemarin saya sudah bertemu dengan Bambang Pamungkas, Cristian Gonzales dan lain-lainnya. Saya sudah jelaskan ini. Mereka bilang iya akan pensiun dan jadi pelatih, tapi bukan tahun ini. Mereka bilang tahun depan jadi pelatihnya," ia menambahkan.