Egi Melgiansyah Ubah Permainan Persija Jakarta

Hendri Susilo menurunkan Egi di babak kedua merupakan bagian dari taktik Macan Kemayoran meladeni permainan Gresik United.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI GRESIK
Asisten pelatih Persija Jakarta Hendri Susilo mengungkapkan, masuknya Egi Melgiansyah di babak kedua telah mengubah permainan tim Macan Kemayoran, sehingga bisa menahan imbang Gresik United 1-1 di Stadion Petrokimia, Kamis (22/5) malam WIB.

Persija lebih dulu tertinggal lewat gol Reza Ardiansyah pada menit ke-35. Pelatih Benny Dolo kemudian memasukkan Egi di menit ke-61, dan Persija pun bia menyamakan kedudukan selang enam menit lewat gol Ramdani Lestaluhu.

Hendri menyatakan, pihaknya cukup bersyukur atas raihan satu poin, meski secara keseluruhan permainan kurang memuaskan. Hendri mengaku pemain Macan Kemayoran bermain di bawah form.

Ditambahkan, ia tetap bersyukur Persija mampu pulang dengan membawa raihan poin. Hendri menilai, masuknya Egi yang menggantikan Rahmat Affandi banyak membawa perubahan skema permainan.

“Puji tuhan, kami tetap bersyukur, karena bisa membawa pulang satu poin. Kami mudah kehilangan bola, utamanya di babak pertama. Kami juga sempat terbawa alur permainan Gresik, sehingga tampil kurang menggigit, dan sedikit mobilitas di babak pertama,” ungkap Hendri.

“Egi memang kami siapkan main dari bangku cadangan. Itu memang bagian dari strategi kami, selain kondisi Egi sendiri yang belum pulih 100 persen dari cedera.”

Sementara itu, pelatih Gresik United Angel Alfredo Vera menyatakan, permainan anak asuhnya mengalami penurunan di babak kedua setelah Dedi Indra dan David Faristian mendapat cedera, sehingga ditarik keluar.

Dedi yang beroperasi sebagai bek kiri, harus meninggalkan lapangan lebih dulu, tepatnya pada menit ke-53. Posisinya lantas digantikan oleh bek muda, Ryan Putra Maylandu.

Sementara David, menyusul tiga menit kemudian, setelah dilanggar salah satu pemain Persija. Guna mengisi posisi yang ditinggalkan pemain bernomor punggung 7 tersebut, Alfredo lantas memasukkan Kacung Munip.

“Babak pertama kami main bagus, tapi babak kedua permainan kami menurun. Saya tidak mau alasan, tapi di awal babak kedua kita hilang dua pemain,” kilah Alfredo.

“Kami harus mengubah taktik, terkait keluarnya dua pemain itu. Ketajaman tim jadi berkurang, dan kami banyak ditekan Persija. Kami sudah coba berusaha untuk bangkit, tapi ya ini hasilnya.” (gk-43)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.