Eks Sponsor ISL Minta PSSI Dan Kemenpora Bersatu

Budi menuturkan pihaknya hingga saat ini masih belum menerima tawaran lagi untuk mensponsori sepakbola.

Perjalanan kompetisi sepakbola nasional tak bisa dilepaskan dari PT Djarum Tbk. Mengingat, perusahaan yang bergerak di bidang rokok itu pernah menjadi sponsor kompetisi Indonesia Super League (ISL) pada periode 2008-2012.

Melihat kondisi sepakbola saat ini, PT Djarum juga mengaku turut prihatin. Seperti diketahui, kondisi sepakbola saat ini sedang berada di titik nadir lantaran konflik antara Kemenpora dan PSSI.

Bahkan, konflik tersebut berujung pada sanksi suspensi FIFA per 30 Mei lalu. Itu membuat, Indonesia dikucilkan dari pentas sepakbola internasional. Beruntung, FIFA masih mengizinkan timnas Indonesia U-23 berlaga di SEA Games 2015.

"Kami berharap PSSI dan Kemenpora maupun pengurus sepakbola lainnya bisa berkumpul kembali dan bersatu. Sehingga bisa memajukan prestasi sepakbola," kata Budi Darmawan, Senior Corporate Communication Manager PT Djarum, di sela-sela jumpa pers program Hikmah Puasa 2015-Berbagi Kebaikan di Jakarta, Jumat (12/6) petang.

Di samping itu, Budi mengakui pihaknya hingga saat ini masih belum mendapatkan lagi tawaran untuk mensponsori ajang sepakbola. Sebelumnya, Tim Transisi bentukan Kemenpora sudah mengagendakan bakal menggelar tiga turnamen dalam waktu dekat, yakni Piala Presiden, Piala Kemerdekaan, dan Piala Panglima TNI.

"Kami belum dengan soal itu. Untuk saat ini kami masih fokus di bulutangkis saja dulu," beber Budi.

 

Topics
, , ISL