EKSKLUSIF: Borussia Dortmund Ingin Jadikan Marco Reus Ikon Klub

BVB tak punya keinginan untuk menjual Marco Reus yang akan diproyeksikan sebagai ikon klub.

OLEH STEFAN DORING PENYUSUN SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
CEO Borussia Dortmund Hans-Joachim Watzke menegaskan klubnya akan berusaha mati-matian mempertahankan Marco Reus yang menjadi properti panas pada bursa transfer musim panas ini. Tak tanggung-tanggung, Watkze mengklaim jika pihaknya ingin menjadikan Reus sebagai ikon BVB.
Banyak klub top kini tengah mengincar Reus seperti Bayern Munich, Liverpool, Barcelona, hingga Manchester United. Reus sebenarnya masih memiliki kontrak bersama Dortmund hingga Juni 2017, namun di dalam kontraknya itu ia punya klausul pelepasan terbatas yang membuatnya boleh pergi pada musim panas 2015 dengan harga €35 juta. Watzke tentu tak ingin gelandang serang andalannya ini lepas begitu saja.
“Marco adalah pemain asli Dortmund. Kaki dan hatinya berada di tempat yang tepat. Meski ia terus menunjukkan performa gemilang, dia sudah memutuskan untuk bertahan,” ujar Watzke kepada Goal setelah Reus sukses menembus peringkat 15 dalam daftar Goal 50.

“Kami berharap dia bisa menjadi ikon di kampung halamannya ini. Dia bisa terus membuat momen-momen bersejarah dan juga meraih gelar di sini hingga akhir kariernya. Dia adalah pemain kelas dunia, seorang pemain yang sangat cepat, sang penebar ancaman di kotak penalti, dan memiliki skill hebat. Ditambah lagi, dia juga adalah seorang pemimpin.”
Sejak kembali ke Dortmund dari Borussia Monchengladbach pada 2012 lalu, Reus sudah tampil di 62 laga Bundesliga Jerman dan mencetak 30 gol.

SAMPAIKAN PANDANGAN ANDA
Apakah Anda setuju dengan daftar 50 pemain terbaik di dunia untuk musim 2013/14?
Mari terlibat melalui section Goal 50 pada bulan ini, berikan kami semua pandangan Anda di kolom komentar di bawah ini, dan silakan meramaikan di Facebook dan Twitter dengan menggunakan hashtag #Goal50.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics