EKSKLUSIF - Carlo Ancelotti: Saya Selalu Minati Robert Lewandowski

Carlo Ancelotti sudah memendam minat pada Robert Lewandowski semenjak dirinya menukangi Chelsea.

Carlo Ancelotti senantiasa menaruh ketertarikan pada Robert Lewandowski, sayang harapannya untuk memboyong ujung tombak Polandia itu ke Chelsea, lalu ke Real Madrid, selalu pupus.

Nama Lewandowski tengah menjulang seturut kesuburannya bersama Bayern Munich dan timnas awal musim ini. Tujuh pertandingan teraktual dilewatinya dengan menceploskan 15 gol! Sementara secara keseluruhan 22 gol telah diukirnya di level klub maupun internasional pada kampanye 2015/16.

Dan Ancelotti mengaku sejatinya ia telah lama terpikat pada kemampuan Lewy membobol gawang lawan meski sampai sekarang pelatih Italia itu belum sempat bekerja sama dengan si pemain.

"Dia pemain yang selalu saya pantau, terutama pada tahapan pertama kariernya, ketika ia di Borussia Dortmund," ungkap Don Carletto kepada Goal .


"Lewandowski dipantau oleh banyak klub, bukan hanya saya. Tetapi ketika di Chelsea pun saya sudah memantaunya."

"Demikian juga waktu saya di Madrid, namun ketika itu dia sudah akan menuju Bayern, jadi sudah terlambat."

Dengan kualitas yang dimilikinya, Ancelotti meyakini Lewangoalski mampu bersaing dengan dua nama "tradisional", Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, untuk merebut gelar topskor Liga Champions musim ini. Sekarang striker 27 tahun itu telah membukukan tiga gol, tertinggal dua dari Ronaldo di puncak daftar pemain tersubur.

"Ia mempunyai karakteristik untuk finis sebagai topskor dan memiliki tim yang memadai untuk mendukungnya. Ia memiliki sebuah tim di sekelilingnya yang mencetak banyak sekali gol," tutur eks bos Paris Saint-Germain ini.


"Persaingan untuk topskor akan diperebutkan oleh kandidat biasanya: Messi, saat ia kembali dari cedera, dan Cristiano Ronaldo."

"Namun Lewandowski jelas memiliki kualitas untuk menjadi topskor Liga Champions musim ini."

"Memang, satu-satunya cara Anda bisa menghentikannya mencetak gol saat ini adalah memotong suplai untuknya, tapi itu tak mudah karena Bayern memainkan sepakbola yang sangat ofensif dan selalu memegang penguasaan bola," pungkas Ancelotti.