EKSKLUSIF: Ha Dae-Won Terkenang Duel Lawan Persib Bandung

Pemain asal Korea Selatan ini terkenang dengan pertandingan melawan Persib yang menjadi laga terakhirnya di Indonesia.

Setelah menjalani penyembuhan cedera lutut di Korea Selatan, bek Ha Dae-won kembali muncul di Bali. Namun kehadiran Dae-won kali ini bukan untuk mengikuti latihan bersama Bali United Pusam, melainkan menyampaikan salam perpisahan.

Dae-won terpaksa pulang ke Korea Selatan untuk menyembuhkan lututnya yang mendapat cedera kala beruji coba melawan PSIS Semarang. Di sela menjalani perawatannya itu, situasi persepakbolaan Indonesia makin memanas akibat konflik PSSI dengan kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora) yang berujung jatuhnya sanksi FIFA.

Kepada kontributor Goal Indonesia Vayantri Dewi Divianta, Dae-won mengungkapkan kenangan indahnya selama berkarir di Indonesia, termasuk menjadi salah satu palang pintu Serdadu Tridatu. Dae-won juga mengaku kerasan dengan atmosfer sepakbola Indonesia.

Kenangan terindah bagi Dae-won kala pemain bernomor punggung 25 itu menghadang gempuran pemain Persib Bandung agar tidak mendekat ke gawang rekan senegaranya, Yoo Jae-hoon dalam laga uji coba di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, 3 Maret lalu. Di laga ini, Bali United menelan kekalahan 1-0.

“Saya masih ingat kala bermain menghadapi Persib Bandung pada Maret lalu. Itu terakhir kalinya saya bermain membela Bali United,” kata Dae-won saat ditemui di kawasan Kuta kemarin.

“Ya, sayang sekali tidak bisa bermain bola dengan Bali United lagi, karena sekarang di Indonesia tidak ada kompetisi sepakbola.”

Usai itu, Dae-won mengalami cedera. Ia tak bisa lagi memperkuat skuat yang dilatih Indra Sjafri tersebut. Kini kebugarannya makin membaik, namun dokter menyarankan agar ia tak bermain sepakbola untuk beberapa waktu.

Pemain berusia 30 tahun ini pun menyambangi rekan-rekannya di Bali United saat tim sedang menjalani latihan di Gelora Trisaksi, Legian, kemarin. Dae-won menyampaikan salam perpisahan kepada seluruh pemain, jajaran pelatih, dan manajemen.

“Kalau latihan kan semua berkumpul. Sedih rasanya pamitan dengan keluarga besar Bali United, seperti pemain, pelatih, manajer dan semua manajemen. Saya punya kesan terindah bersama mereka,” ucapnya.

Dae-won akan kembali ke Korea Selatan. Ia akan menjalani terapi penyembuhan di kampung halamannya. ‎Ia ‎tidak tahu kapan akan kembali unjuk kebolehan di atas lapangan. Namun yang pasti, Dae-won berharap agar sepakbola Indonesia kembali bergeliat.

“Saya akan kembali menjalani penyembuhan di Korea. Semoga cedera lutut saya cepat sembuh. Hari ini [kemarin] saya pamitan,” jelasnya.

“Saya sangat sedih tentang ini. Sayang sekali tidak bisa bermain lagi dengan Bali United, dan tidak akan tampil lagi di depan suporter Bali United.”

Kendati begitu, Dae-won tetap menyematkan asa agar bisa bermain di Indonesia lagi. Selama beberapa hari di Bali, Dae-won mengaku menginap di rumah Jae-hoon.

“Saya menginap di rumah Jae Hoon. Saya berharap mudah-mudahan sepakbola Indonesia bisa ada kompetisi lagi, agar saya dan teman-teman bisa bermain bola lagi di Indonesia,” harap Dae-won.

Sementara itu, pelatih sekaligus manajer Bali United Indra Sjafri mengatakan, selain berpamitan kepada penggawa Serdadu Tridatu, kedatangan Dae-won untuk mengambil sejumlah barangnya yang masih tertinggal di Bali.

“Ya, tadi [kemarin] Dae-won ke sini. Dia ke Bali untuk mengambil koper, dan barangnya yang tertinggal. Dae-won juga pamit ke teman-teman satu tim dan manajemen,” kata Indra. (gk-67)

Topics