EKSKLUSIF Marco Materazzi: FC Internazionale Akan Berjaya Di Derby Della Madonnina

Legenda hidup FC Internazionale, Marco Materazzi, berbicara menyoal tim kecintaannya, Roberto Mancini, hingga Derby Della Madonnina.

OLEH RAHUL BALI PENYUSUN AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter

Anda tentu masih ingat dengan sosok pesepakbola gahar asal Italia satu ini. Tubuhnya tinggi menjulang dan dipenuhi tato, lekat dengan tindakan kotroversial, namun sangat elegan ketika bermain. Ya, dialah Marco Materazzi, legenda hidup sepakbola Negeri Pizza juga FC Internazionale.

Lama tak terdengar namanya, kini pemain berjuluk Matrix itu tengah menikmati sisa-sisa emas karier sepakbolanya dengan menjadi pelatih merangkap pemain di klub bernama Chennaiyin FC, anggota Liga Super India. Kiprahnya yang dimulai pada September lalu amat gemilang, karena Chennai kini jadi pemuncak klasemen dengan koleksi 16 poin dari sembilan laga yang sudah digelar.

Fokus berkiprah di negara asal Bolywood tersebut, tak membuat Materazzi kehilangan perhatiannya pada Serie A Italia. Apa lagi menyoal grande partita yang akan digelar akhir pekan ini, dengan menghadirkan bentrok Derby Della Madonnina antara AC Milan dan FC Internazionale.

Dan ketika ditemui Chief Editor Goal India, Rahul Bali, tak hanya soal Derby Milano, pria berusia 41 tahun itu pun lantas berbicara banyak mulai dari Roberto Mancini, Nemanja Vidic, hingga kondisi terkini sepakbola Italia. Berikut kutipan wawancaranya secara eksklusif untuk Anda!

Materazzi, menurut Anda mampukah Roberto Mancini kembali membawa Inter menuju kesuksesan?

Saya pikir untuk saat ini Mancini adalah pelatih terbaik yang bisa memimpin Inter. Kenapa? Mudah, karena ia tahu segalanya tentang Inter. Ia paham atmosfer kota Milan, tahu bagaimana kondisi markas latihan Inter, stadionnya Giuseppe Meazza, dan segalanya.

Ketika dirinya singgah pertama kali di Inter sepuluh tahun lalu, Mancini langsung merengkuh tujuh trofi. Saya memiliki harapan besar padanya untuk membawa Inter kembali ke jalur kemenangan sesegera mungkin.

Soal Nemanja Vidic, ia tak memiliki awal yang baik, menurut Anda?

Saya pikir Mancini tahu banyak hal soal sepakbola. Ia pernah berkarier di Inggris dan pasti tahu Nemanja Vidic. Namun ketika pemain pindah ke klub baru yang sedang berada di puncak - tentu mudah untuk beradaptasi. Dan ketika Nemanja datang ke Inter, setelah dua atau tiga laga hasilnya tak bisa disebut menggembirakan. Kemudian dirinya mendapat beberapa masalah. Saya pikir kehadiran Mancini bisa membawa Nemanja lebih baik ke depan.

Bagaimana dengan keputusan AC Milan menendang Clarence Seedorf dan menggantinya dengan Filippo Inzaghi?

Saya tak tahu, karena saya tak hidup di ruang ganti mereka. Saya hanya mendengar jika ada orang yang tak bahagia dengan keberadaan Seedorf, sementara Inzaghi memiliki kepribadian yang berbeda. Pippo lebih mengenal pemainnya.

Saya tak tahu apakah Milan akan jadi lebih baik atau tidak, yang pasti perubahan haruslah dilakukan setelah musim lalu bersama Seedorf.

Fernando Torres kembali meredup, ada komentar?

Torres adalah pemain yang bagus, tapi dalam lima atau enam tahun ke belakang dirinya memiliki masalah. Ia bermain baik, tapi tak mencetak gol. Sebagai Interisti, saya tentu berharap hal itu terus berlanjut.

Best XI AC Milan - FC Internazionale versi Materazzi?

Ouch! Saya tak suka ide ini. Mereka yang bergabung ke Inter haruslah Inter sejati, tapi tak apa:
Julio Cesar
Maicon - Materazzi - Samuel - Chivu
Eto'o- Vieira – Gattuso – Pirlo

Kaka
Milito

Dengan tim seperti itu, kami akan menang menghadapi siapapun. Sejujurnya saya ingin memasukkan nama Alessandro Nesta dan Andriy Shevchenko, tapi saya hanya bisa memilih 11 pemain!

Para bek Italia kini tak lagi seperti dahulu dan terkikis kualitasnya, apa yang terjadi?

Sekarang sudah berbeda. Para bek di Italia tak sama seperti dahulu entah itu Andrea Ranocchia, Juan Jesus, atau bahkan Leonardo Bonucci. Padahal generasi sebelum mereka sungguh fantastis, kami adalah juaranya dan Anda tahu itu. Masalahnya adalah mereka kini mempunyai mentalitas yang berbeda.

Terlampau banyak pemain non-Italia yang masuk, sungguh berbeda dengan dahulu. Kita sempat memiliki nama-nama mentereng macam Ciro Ferrara, Alessandro Nesta, Franco Baresi, Billy Costacurta, hingga Christian Panucci. Sekarang berbeda, mungkin karena pembinannya juga berbeda.

Prediksi Anda dalam Derby Della Madonnina?

Pertandingan akan berakhir 2-0, untuk tim yang bertindak sebagai tamu, Inter!

addCustomPlayer('k7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', '', '', 620, 540, 'perfk7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', 'eplayer4', {age:1407083307651});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics