EKSKLUSIF - Philipp Lahm: Saya Tak Akan Lupakan Piala Dunia

Bek Bayern mengaku emosi yang ia rasakan 12 bulan lalu masih sama kuat sampai sekarang


GOALOLEH    DEWI AGRENIAWATI     Ikuti di twitter


Kenangan manis ketika peluit panjang dibunyikan yang menandai kemenangan 1-0 Jerman atas Argentina di final Piala Dunia tahun lalu masih melekat di kepala Philipp Lahm. 

Pasukan Joachim Low menorehkan tinta emas berkat sepakan Mario Gotze di babak perpanjangan waktu dan Lahm mengaku selebrasi usai pertandingan tetap ada dalam ingatannya sampai sekarang. 

“Momen terbesar untuk saya adalah peluit akhir. Saya akan mengingat ini sepanjang hidup saya. Anda unggul satu gol melawan Argentina di masa perpanjangan waktu dan kemudian Anda sadar Anda juara dunia. Itu momen yang sangat spesial,” aku Lahm kepada Goal

“Dua jam setelah peluit panjang sangat luar biasa, selebrasi dengan pemain, pelatih dan staf. Anda bangkit untuk mendapatkan medali, mengangkat trofi dan kemudian bertemu presiden. Itu luar biasa. Tidak ada kata-kata untuk mendeskripsikan itu. Itu adalah mimpi. Anda bisa benar-benar memahaminya jika menjadi bagian. 

“Saya masih merasa sangat sama seperti setahun lalu. Sebuah kegembiraan setiap kali Anda memikirkannya.” 

Lahm juga mengatakan, kemenangan di Piala Dunia memotivasinya untuk terus berusaha memberikan titel untuk Bayern Munich. 

“Sesuatu berjalan dengan cepat dalam sepakbola dan kami memiliki musim penuh setelahnya. Kami punya tujuan besar di Bayern dan selalu ingin melangkah sejauh mungkin di setiap kompetisi dan memenangkan gelar. 

“Tapi memenangkan Piala Dunia adalah sesuatu yang besar. Anda juara dunia untuk sepanjang hidup. Banyak orang bicara soal itu dan tetap sangat spesial. Tapi tidak berarti saya memikirkan Piala Dunia setiap kali bangun di pagi hari,” tandasnya.

Pemain 31 tahun memutuskan pensiun dari sepakbola internasional setelah turnamen empat tahunan dan menegaskan tak berniat comeback. 

Get Adobe Flash player