Empat Syarat Menjadi Wasit ISC A

Rekam jejak kepemimpinan wasit menjadi salah satu pertimbangan dalam memberikan penilaian.

Ketua instruktur wasit Setiono mengungkapkan, ada empat syarat yang mesti dipenuhi bila ingin menjadi pengadil lapangan di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 agar turnamen jangka panjang ini bisa berjalan dengan baik.

Setiono mengatakan syarat pertama menjadi wasit ISC A adalah mesti warga negara Indonesia. Bila, wasit tersebut bukan warga negara Indonesia tidak bisa mengikuti tes menjadi wasit yang dilakukan pihaknya. 

“Pertama mereka harus orang Indonesia, dan sudah mempunyai lisensi wasit bila mau mendaftar menjadi wasit ISC,” ucap Setiono di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Minggu (17/4) malam.

Kemudian syarat kedua adalah, wasit tersebut mesti memiliki fisik yang baik. Sebab, menurut Setiono, fisik merupakan kunci bagi seorang wasit dalam menjalankan tugasnya di tengah lapangan.

“Wasit harus lolos fitnes tes yang kami siapkan. Kami ingin melihat sejauhmana ketahanan tubuh mereka,” ujarnya.

Wasit mesti mengerti benar dengan peraturan dalam sepakbola menjadi syarat ketiga. Hal tersebut dilakukan untuk menguji seberapa jauh pemahaman mereka tentang aturan sepakbola.

“Kami juga akan menguji Law of the Game para wasit tersebut. Kami ingin melihat pemahaman mereka semua tentang peraturan yang ada,” tuturnya.

Serta yang terakhir Setiono menyatakan, rekam jejak kepemimpinan wasit juga akan dites. “Track record juga kami akan tes dan pantau. Ini untuk menjaga ISC berjalan dengan baik,” ujarnya.