Enam Imbauan Untuk The Jakmania Selama Trofeo Persija Jakarta

Anggota The Jakmania diminta menjaga ketertiban selama Trofeo Persija berlangsung.

Persija Jakarta dipastikan bakal menggelar Trofeo Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 9 April nanti. Seperti diketahui, ajang tersebut bakal diikuti juga oleh Bali United FC dan PSM Makassar.

Nantinya, tiga tim itu akan saling bertemu dalam durasi 3x45 menit. Tak ayal, ajang ini bakal menyedot animo kelompok suporter Persija yang biasa disebut The Jakmania.

Maka itu, pengurus pusat The Jakmania merasa perlu memberikan imbauan kepada seluruh anggota mereka untuk menjaga ketertiban selama Trofeo Persija berlangsung. Apalagi, ini bisa menjadi bahan penilaian bagi pihak Kepolisian untuk memberikan izin terhadap laga tim Macan Kemayoran di Jakarta pada event-event berikutnya.

Setidaknya, ada enam imbauan yang diberikan pengurus pusat The Jakmania kepada para anggota mereka. Di antaranya, The Jakmania dilarang membawa ataupun menyalakan bom asap maupun red flare pada saat pertandingan berlangsung.

Berikut imbauan untuk The Jakmania selama Trofeo Persija:  

1. Pengurus Pusat The Jakmania mengimbau dan memerintahkan kepada seluruh anggota maupun simpatisan untuk menjaga ketertiban selama perjalanan menuju stadion, dan kembali ke rumah masing-masing di jalanan dengan tidak naik di atap kendaraan dan mematuhi segala peraturan lalu lintas yang berlaku bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, sebagai bentuk kesadaran akan peraturan dan menjaga nama baik organisasi The Jakmania pada khususnya dan Persija Jakarta pada umumnya.

2. Pengurus Pusat The Jakmania melarang keras para pengurus, anggota, serta seluruh pencinta Persija membawa dan mengkonsumsi minuman beralkohol, minuman keras, narkotika, dan sebagainya yang dapat merusak citra The Jakmania.

3. Pengurus Pusat The Jakmania menghimbau kepada seluruh anggota serta pecinta Persija Jakarta untuk tidak membawa bom asap (Smoke Bomb), red flare (RF), serta benda-benda lainnya yang bisa menimbulkan ledakan ke dalam stadion dan dinyalakan selama pertandingan berlangsung sesuai dengan peraturan yang ada. Apabila ada yang melanggar, maka itu menjadi tanggung jawab pribadi, bukan organisasi.

4. Pengurus Pusat The Jakmania menginstruksikan kepada seluruh pengurus maupun pencinta Persija Jakarta untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian/berwenang lain yang sesuai dengan wilayah geografis masing-masing daerah di setiap titik keberangkatan.

5. Pengurus Pusat The Jakmania meminta kepada seluruh pengurus, anggota maupun simpatisan pencinta Persija untuk menjaga citra baik The Jakmania dengan mempertahankan ketertiban dan kenyamanan masyarakat umum, agar segala acara sepakbola yang akan berlangsung di lain waktu dapat berjalan dengan lancar.

6. Kita tunjukkan kepada masyarakat sepakbola dan umum bahwa The Jakmania adalah suporter sepakbola yang kreatif, inovatif, sportif, serta atraktif.

Topics