Erick Thohir Beberkan Alasan Sebenarnya Mau Wakili Pemerintah Bertemu FIFA

Selain agar timnas Indonesia bisa bermain di pertandingan internasional, Erick ingin Inter bisa ke datang ke Indonesia.

Ketua umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thohir, membuka maksud lain mengapa dirinya mau diutus pemerintah bertemu dengan FIFA. Ia mengatakan, selain untuk menyelesaikan masalah sepakbola nasional, ada tujuan lain yang ingin dicapainya.

Seperti diketahui, pria yang juga menjabat sebagai presiden klub FC Internazionale itu beberapa waktu lalu melakukan pertemuan dengan FIFA di Zurich, Swiss, sebagai wakil dari pemerintah Indonesia. Ia datang ke markas induk sepakbola dunia itu bersama dengan ketua Ad-Hoc Reformasi PSSI, Agum Gumelar.  

Datangnya Erick dan Agum adalah untuk menyampaikan informasi terkini tentang permasalahan sepakbola di Tanah Air. Langkah itu dilakukan agar FIFA dapat mencabut sanksi terhadap Indonesia yang dijatuhkan pada 30 Mei 2015.

"Saya kebetulan waktu itu dapat tugas dari pemerintah untuk menyelesaikan masalah di sepakbola Indonesia. Selain agar timnas Indonesia bisa bermain lagi di pertandingan internasional, tujuan lain saya agar Inter bisa datang ke sini," kata Erick, di The Breeze, BSD City, Serpong, Minggu (15/5).

"Sebenarnya pada tahun lalu, Inter sudah mempunyai agenda datang ke Indonesia bersama dengan Manchester City. Tapi akibat masih disanksi FIFA, akhirnya tidak jadi mereka datang," imbuhnya.

Hal yang dikatakan Erick memang benar. Pasalnya, FIFA melarang klub-klub yang berada di bawah naungannya untuk datang ke negara yang terkena sanksi. Namun, kini sanksi dari induk sepakbola dunia tersebut sudah dicabut, yang berarti Indonesia bisa kembali kedatangan klub-klub dari luar negeri.