Esteban Vizcarra & Osas Saha Adu Argumentasi

Esteban dan Saha menjagokan negaranya masing-masing merebut kemenangan di laga pamungkas Grup F.

LAPORAN RIZAL MARAJO DARI PADANG

Pertarungan antara Argentina dan Nigeria di laga pamungkas Grup F Piala Dunia 2014 malam ini membuat dua legiun asing Semen Padang Esteban Vizcarra dan Osas Saha saling adu argumentasi.

Vizcarra yang berasal dari Argentina yakin tim Tango mampu menjinakkan Nigeria. Begitu juga sebaliknya. Saha menjagokan negaranya bisa mengalahkan Argentina untuk merebut puncak klasemen sekaligus memastikan tiket ke 16 Besar.

“Argentina akan mengalahkan Nigeria dengan skor 2-0, dan Lionel Messi mencetak satu gol. Nigeria tidak pernah menang dari Argentina di Piala Dunia,” demikian tulis Vizcarra dalam pesan singkatnya kepada Goal Indonesia.

“Saya wajib dukung negara saya. Percayalah, Nigeria akan menang,” timpal Saha tanpa menyebut skor.

Pelatih Jafri Sastra mengakui demam Piala Dunia menjalar ke anak asuhnya, terutama bagi legiun asing yang negaranya berlaga di ajang empat tahun itu. Menurut Jafri, Vizcarra dan Saha kerap beradu argumentasi sengit.

Sementara tersingkirnya Kamerun juga berimbas pada David Pagbe. Pria berusia 34 tahun ini kerap menjadi sasaran bahan guyonan pemain lain terkait buruknya performa negaranya di Brasil.

Secara keseluruhan, Jafri tidak memberikan larangan kepada para pemainnya untuk menonton pertandingan Piala Dunia 2014. Jafri hanya menuntut para pemainnya tetap siap, fit, dan bugar saat berlatih. Jafri menegaskan, dia tak menerima alasan pemain tak bisa maksimal berlatih, dan melanggar waktu dengan alasan begadang, karena menonton Piala Dunia.

“Sebagai pemain profesional, mereka pasti tahu bagaimana menjaga kondisi tetap bugar setiap saat,” ujar Jafri.

Karena, menurut Jafri, tak mungkin dia dan tim pelatih mengawasi para pemainnya agar tak menyalakan televisinya tengah malam menonton Piala Dunia.

“Silahkan mereka mengatur jadwal nonton. Yang saya tahu mereka fit dan bugar saat berlatih,” tegas Jafri.

Menurut Jafri, bagaimanapun para pemainnya pasti terkena demam Piala Dunia. Event sepakbola dunia empat tahunan itu juga menjadi topik hangat di tengah pemainnya.

“Ya, silahkan saja. Semoga saja mereka bisa mengambil pelajaran dari pemain-pemain kelas dunia itu,” tambahnya. (gk-33)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics