Evan Dimas Coba Nyaman Dengan Pilihan Alfred Riedl

Evan Dimas bicara soal duet di lini tengah timnas Indonesia dan instruksi Alfred Riedl soal perannya di lini sentral.

Gelandang tengah tim nasional Indonesia Evan Dimas, mengaku tak pernah memusingkan soal siapa tandemnya di lini tengah nanti jika masuk skuat final untuk Piala AFF 2016. Ia pun menuturkan, saat ini dirinya hanya fokus untuk memberikan yang terbaik untuk Garuda.

Pada dua laga uji coba timnas Indonesia sebelumnya, kontra Malaysia dan Vietnam, Evan selalu tampil sejak menit awal. Ia diduetkan dengan kapten Mitra Kukar Bayu Pradana saat menghantam Malaysia 3-0, kemudian dicoba berduet dengan Dedi Kusnandar saat timnas bermain imbang 2-2 lawan Vietnam.

"Gak ada pilih-pilih saya harus main sama siapa, semua yang dimainkan sama saya maka saya merasa nyaman. Gak mesti Bayu, gak mesti Dedi," beber mantan bintang timnas Indonesia U-19 itu. "Intinya, saya selalu coba kasih yang terbaik saja setiap dipercaya," katanya menambahkan.

Peran Evan sendiri masih samar hingga kini, apakah ia diberi kebebasan membuka serangan timnas Indonesia dari lini tengah atau menjaga tempo dan tetap fokus bertahan. Permainan pemain nomor enam itu pun nampak berbeda ketika berduet dengan Bayu dan Dedi.

Tapi pemain milik Bhayangkara FC itu menegaskan, dirinya tak pilih-pilih peran untuk timnas Indonesia. Ia siap jika diminta lebih bertahan atau pun harus lebih naik ke depan sebagai gelandang serang. "Main di mana saja boleh, tergantung pelatih maunya bagaimana maka saya siap."