Evan Dimas & Remaja Debutan Timnas Indonesia Dalam 20 Tahun Terakhir

Kuartet Primavera, Boaz Solossa, hingga Evan Dimas -- para pemain yang mencatat debut timnas senior di usia remaja.

Regenerasi tim yang dikemukakan pelatih Alfred Riedl adalah persoalan lama sepakbola Indonesia. Lahirnya pemain muda berbakat yang diberi kesempatan tampil di timnas senior Indonesia terbilang sangat langka sepanjang dua dasawarsa terakhir. Untuk kurun waktu 20 tahun terakhir, Evan Dimas menjadi pemain ke-11 yang diberi kesempatan melakukan debut internasional saat berusia atau kurang dari 19 tahun.

Sejumlah pemain muda Indonesia selain Evan pernah pula melakukan debut di usia remaja. Siapa saja?

INDRIYANTO NUGROHO

Tanggal Lahir: 14 September 1976

Rekor Penampilan: 5 caps / 3 gol

Debut: Indonesia 10-0 Kamboja, 6 Desember 1995

Usia Debut: 19 tahun, 2 bulan, 22 hari

Paling muda di antara pemain tim Primavera yang menandai debut di level senior pada SEA Games 1995, tapi rentang waktu mengorbitnya di pentas internasional berjalan singkat - hanya 11 bulan. Indriyanto menandai debut dengan mencetak gol ke gawang Kamboja. Caps berikutnya didapat saat menghadapi India pada kualifikasi Piala Asia 1996 dan dirinya kembali mencatat nama di papan skor dengan mengemas dua gol. Gol-gol itu sekaligus yang terakhir dicetaknya bagi Merah-Putih.

Laga Internasional Terakhir: 6 November 1996, vs Estonia.

KURNIAWAN DWI YULIANTO

Tanggal Lahir: 13 Juli 1976

Rekor Penampilan: 60 caps / 33 gol

Debut: Thailand 2-1 Indonesia, 4 Desember 1995

Usia Debut: 19 tahun, 4 bulan, 21 hari

Penyerang fenomenal Asia Tenggara ini mencatat debut di level internasional pada usia di bawah 20 tahun. Kebintangannya sudah terukur sejak memperkuat Primavera dan karier profesionalnya penuh liku. Kurniawan mengemas hat-trick pertama dan terakhir untuk Indonesia ketika melibas Kamboja 10-0 pada SEA Games 1995. Sinar terang performanya kembali didapat pada Piala AFF 2004 - salah satunya ketika menginspirasi kemenangan menakjubkan Indonesia di kandang Malaysia. Beberapa bulan usai kejuaraan, berakhir pula kiprah Kurniawan dengan seragam Merah-Putih.

Laga Internasional Terakhir: 29 Maret 2005, vs Australia.

ANANG MARUF

Tanggal Lahir: 28 Mei 1976

Rekor Penampilan: 31 caps / 1 gol

Debut: Thailand 2-1 Indonesia, 4 Desember 1995

Usia Debut: 19 tahun, 6 bulan, 6 hari

Pada periode akhir 1990-an, nama Anang Maruf seolah-olah sudah menjadi pakem tersendiri untuk mengasosiasikan posisi bek sayap kanan di sepakbola tanah air. Pemain kelahiran Surabaya ini menjadi langganan Timnas di usia belia. Ironisnya, dia mengakhirinya saat masih berada dalam periode usia emas. Namun, reputasi Anang masih dipercaya sejumlah klub, mulai dari Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Deltras Sidoarjoa, hingga Gresik United.

Laga Internasional Terakhir: 28 Agustus 2000, vs Myanmar.

BIMA SAKTI

Tanggal Lahir: 23 Januari 1976

Rekor Penampilan: 58 caps / 12 gol

Debut: Thailand 2-1 Indonesia, 4 Desember 1995

Usia Debut: 19 tahun, 10 bulan, 11 hari

Bima adalah kapten Primavera yang terkenal dengan eksekusi tendangan bebas mematikan. Bakat serta kepemimpinan membuatnya dipercaya mengemban tugas sebagai kapten tim senior dalam usia pertengahan 20-an. Puncak performanya bersama Garuda dicapai ketika meraih medali perunggu SEA Games 1999. Karier internasionalnya terhenti ketika Bima mengalami cedera patah tulang fibula pada 2002. Pemain yang memperkuat Mitra Kukar musim ini baru menyatakan secara resmi mengumumkan pengunduran diri dari level internasional, Agustus 2012.

Laga Internasional Terakhir: 27 Mei 2001, vs Cina.

USTON NAWAWI

Tanggal Lahir: 6 September 1978

Rekor Penampilan: 48 caps / 13 gol

Debut: Indonesia 3-1 Tanzania, 14 September 1997

Usia Debut: 19 tahun, 8 hari

Uston mencuat perhatian pelatih Henk Wullems di masa persiapan SEA Games 1997. Namanya kemudian menjadi salah satu penggawa tim Merah-Putih meski hanya mampu meraih medali perak di depan pendukung sendiri. Uston menjadi salah satu eksekutor yang gagal di babak adu penalti melawan Thailand di laga puncak. Apapun, munculnya Uston beserta Sugiantoro, yang memulai debut di usia 20 tahun, menandai awal kejayaan pemain Persebaya Surabaya di tubuh Timnas.

Laga Internasional Terakhir: 18 Februari 2004, vs Arab Saudi.

BAMBANG PAMUNGKAS

Tanggal Lahir: 10 Juni 1980

Rekor Penampilan: 86 caps / 38 gol

Debut: Lithuania 2-2 Indonesia, 2 Juli 1999

Usia Debut: 19 tahun, 22 hari

Debut Bambang di level senior dimulai ketika mendapat kepercayaan pelatih Bernard Schumm mengikuti rangkaian uji coba di Eropa Timur. Impresif. Bambang mengukir gol saat debutnya menghadapi Lithuania. Sempat vakum membela Merah-Putih di era kepelatihan Peter Withe, Bambang kembali tampil memimpin tim di ajang sebesar Piala Asia 2007 sebagai kapten. Kiprah terakhir Bambang terjadi di Piala AFF, dua tahun lalu, di tengah kemelut dualisme otoritas sepakbola nasional. Usai turnamen, Bambang menyatakan pensiun di level internasional dan mengakhiri 13 tahun, 4 bulan, dan 26 hari perjalanannya bersama Garuda. Rentang kiprah terlama yang dimiliki pemain Indonesia selama satu dasawarsa terakhir.

Laga Internasional Terakhir: 28 November 2012, vs Singapura.

FIRMAN UTINA

Tanggal Lahir: 16 Maret 1986

Rekor Penampilan: 38 caps / 11 gol

Debut: Indonesia 1-3 Arab Saudi, 12 Oktober 2004

Usia Debut: 18 tahun, 6 bulan, 26 hari

Menyebutkan nama Boaz berarti pula menjelaskan sebuah fenomena. Boaz dianggap banyak pihak sebagai pemain paling berbakat yang terlahir di tanah air dalam satu atau bahkan dua dasawarsa terakhir. Kariernya melejit di akhir 2004. Usai tampil membela Indonesia di ajang Piala Asia U-19, Boaz memulai debut pada kualifikasi Piala Dunia 2006, serta kemudian menjadi andalan Peter Withe di Piala AFF. Duetnya bersama Ilham Jayakesuma, ditopang Kurniawan Dwi Yulianto sebagai supersub, dikenang sebagai salah satu kombinasi lini depan paling mematikan sepanjang sejarah timnas Indonesia. Sayangnya, rentetan cedera menghalangi Boaz untuk mengukir lebih banyak caps. Pengalaman panjang Boaz selama 12 tahun keluar masuk timnas didapuk memimpin rekan-rekannya di Piala AFF kali ini.

Laga Internasional Terakhir: 8 November 2016, vs Vietnam. **masih aktif

OKTOVIANUS MANIANI

Tanggal Lahir: 27 Oktober 1990

Rekor Penampilan: 24 caps / 3 gol

Debut: Indonesia 1-7 Uruguay, 8 Oktober 2010

Usia Debut: 19 tahun, 11 bulan, 11 hari

Kecepatan dan kelincahannya menarik perhatian dari pelatih Alfred Riedl yang sedang mempersiapkan tim menuju Piala AFF 2010. Pada laga melawan Uruguay, dia masuk sebagai pemain pengganti. Puncak performanya bersama timnas senior bisa dibilang pada Piala AFF 2010. Sayang, kini kariernya sudah mulai meredup di usianya yang masih sangat muda.

Laga Internasional Terakhir: 6 Februari 2013, vs Irak. **masih aktif

HENDRA ADI BAYAUW

Tanggal Lahir: 23 Maret 1993

Rekor Penampilan: 5 caps / 2 gol

Debut: Filipina 2-2 Indonesia, 5 Juni 2012

Usia Debut:19 tahun, 2 bulan, 13 hari

Sulitnya timnas Indonesia menggunakan jasa pemain dari klub-klub Indonesia Super League (ISL) lantaran dualisme organisasi PSSI yang terjadi, membawa keberkahan tersendiri bagi Hendra Adi Bayauw. Ya, di usianya yang masih sangat muda, Bayauw mendapatkan kesempatan untuk melakoni debutnya bersama timnas. Sebenarnya, Bayauw sudah dimainkan pelatih Nilmaizar saat melawan Mauritania di turnamen Al Nakbah. Tapi, lantaran laga itu tidak masuk dalam kalender FIFA, maka tidak dihitung sebagai debut internasionalnya. Dan, debut sesungguhnya diperoleh winger cepat itu saat Indonesia bermain imbang 2-2 dengan Filipina dalam laga uji coba internasional, 5 Juni 2012.

Laga Internasional Terakhir: 26 September 2012, vs Brunei Darussalam. **masih aktif

EVAN DIMAS

Tanggal Lahir: 13 Maret 1995

Rekor Penampilan: 5 caps / 1 gol

Debut: Indonesia 5-1 Laos, 28 November 2014

Usia Debut:19 tahun, 8 bulan, 15 hari

Evan mengorbit bersama Timnas U-19 ketika sukses menggondol gelar juara Piala AFF 2013 di Sidoarjo, Jawa Timur. Keberhasilan itu disambung dengan tiket Piala Asia usai mengalahkan Korea Selatan di Jakarta. Kegagalan meraih tiket Piala Dunia U-20 seolah dengan sekejap menghentikan euforia yang menganggap Timnas U-19 adalah generasi emas yang telah didamba publik Indonesia. Padahal, usia karier Evan dan kawan-kawan masih sangat panjang.Kiprah Evan berlanjut ke level senior. Namanya menjadi bagian dari skuat Alfred Riedl untuk terjun di Piala AFF 2014. Bertanding di Vietnam, Evan menjadi pemain cadangan yang tak dimainkan pada dua laga pertama Indonesia di fase grup. Indonesia bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah dan kemudian ditumbangkan Filipina, 4-0. Di laga terakhir menghadapi Laos, Evan dipercaya memulai debut sebagai pemain inti. Bahkan, Evan mencetak gol dalam laga debutnya itu.

Laga Internasional Terakhir: 8 November 2016, vs Vietnam. **masih aktif