FA Pertimbangkan Penggunaan Video Tayangan Ulang

Partai Community Shield pada awal musim depan diperkirakan akan menjadi debut penerapaan video teknologi di persepakbolaan Inggris.

Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) membuka kemungkinan untuk menghadirkan teknologi video tayangan ulang, dengan gelaran Community Shield musim depan berpotensi menjadi awalannya, demikian dilansir Daily Mail.

Sebelum itu diputuskan, FA akan menggelar rapat bersama Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB) di Wembley pada Jumat (3/3) ini. Dan dalam rapat tersebut, salah satu agenda yang dibahas adalah soal persetujuan pemakaian dan pemanfaatan video tayangan ulang selama pertandingan.

Tuntutan mengenai penerapan video tayangan ulang sebelumnya sempat diutarakan oleh gelandang Southampton Oriol Romeu, yang menganggap timnya dirugikan oleh keputusan wasit saat kalah 3-2 dari Manchester United di final Piala Liga kemarin.

Di pertandingan itu, penyerang Manolo Gabbiadaini berhasil membawa Southampton unggul cepat di Wembley, namun wasit menganggapnya berada dalam posisi offside walau tayangan ulang menunjukkan sebaliknya.

Atas kejadian tersebut, Romeu berharap ada inisiatif yang dilakukan sehingga kesalahan serupa tidak lagi terjadi.

“Saya pikir [penggunaan video] itu bisa menghadirkan perbedaan besar di pertandingan,” kata Romeu.

“Semua pemain akan sependapat dan kami ingin kebenaran menjadi bagian dari pertandingan. Jika itu adalah gol, itu harus dihitung. Jika tidak, jelas itu tidak bisa dihitung.

“Terkadang itu bisa menghadirkan perbedaan besar di final karena dengan memimpin 1-0 akan mengubah jalannya pertandingan bagi tim lain.

“Kami ingin tekankan itu demi kebaikan semua pemain, semua wasit dan semua orang.”