Fabiano Beltrame: Arema Cronus Belajar Dari Kesalahan

Palang pintu Arema ini berharap Aremania datang ke Solo untuk memberikan motivasi.

Kapten Arema Cronus Fabiano Beltrame menegaskan, tim Singo Edan sudah belajar dari kesalahan sebelumnya, dan bersiap menatap leg kedua semi-final Piala Presiden 2015 melawan Sriwijaya FC di Stadion Manahan Solo, Minggu (11/10).

Dari enam laga yang dijalani di Piala Presiden, gawang Arema kerap kebobolan. Sedangkan dalam pertemuan dengan Sriwijaya FC di ajang ini, dua gol Laskar Wong Kito berasal dari skema set-piece, dan bobolnya sektor kiri pertahanan. Menurut Fabiano, Arema selalu berusaha belajar dari setiap kesalahan yang pernah dilakukan.

“Setiap latihan kita selalu ingin memperbaiki kesalahan. Dalam pertandingan kami juga berusaha keras untuk tidak kebobolan. Tetapi kami selalu kebobolan di turnamen, salah satunya kemarin melawan Sriwijaya. Kita hilang konsentrasi, dan lawan berhasil menyamakan kedudukan,” terang pemain berusia 33 tahun itu.

“Kami belajar dari kesalahan itu. Semoga besok [Minggu] tidak terulang, dan kami akan berusaha keras untuk lolos dengan cara memenangkan pertandingan.”

Fabiano menilai permainan Sriwijaya FC tidak berbeda, sekalipun harus bermain di Solo. Sebab, lanjut Fabiano, Sriwijaya FC sudah teruji bermain di mana pun. Perbedaan terletak pada suporter yang bakal datang.

“Jika Aremania datang, maka akan sangat bagus, karena kita akan main seperti tuan rumah, sehingga bisa mendapatkan semangat yang bagus. Sama seperti ketika Sriwijaya main di Palembang, mereka juga akan mendapatkan dukungan serupa. Tetapi, saya pikir suporter hanya memberi motivasi, dan semangat dari luar lapangan, sementara yang di lapangan, kita tetap akan bekerja keras,” tuturnya.

“Sebagai pemain saya sudah sering bermain di mana pun, termasuk Solo, ataupun Palembang. Sebelumnya di Palembang kita mendapatkan dua piala. Kita bermain bagus di sana. Sementara untuk di Solo kita juga menang saat uji coba melawan Persis. Tidak ada perbedaan, kecuali nanti lebih banyak suporter kita yang bakal ke sana. Sementara kemarin di Palembang suporter kita tidak banyak.” (gk-48)