Fans Persiba Balikpapan Janji Tetap Damai

Suporter Beruang Madu menantang fans Pusam untuk adu kreativitas di tribun dalam mendukung tim kesayangan masing-masing.

LIPUTAN ABRAHAM JOHAN DARI BALIKPAPAN
Kelompok suporter Persiba Balikpapan Balistik berjanji akan bersikap damai, dan menerima hasil apapun ketika tim kesayangannya menjamu Putra Samarinda di Stadion Parikesit, Selasa (3/6).

Rivalitas antara Persiba dan Pusam sudah berlangsung puluhan tahun, dan bukan hanya terjadi ketika mendukung tim kesayangan masing-masing di stadion. Balistik pun menegaskan tidak akan melakukan tindakan anarkis mulai sebelum hingga sesudah laga.

Di putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2014, Persiba senior dan U-21 memetik kemenangan atas tuan rumah. Hasil itu membuat supporter tuan rumah mengamuk. Mereka mengejar bus pemain Persiba U-21 yang akan pulang, dan menghujaninya dengan batu, sehingga kaca bus pun pecah-pecah. Para pemain dan ofisial pun terpaksa harus menunduk agar tidak terkena lemparan.

Persiba senior yang malam itu juga akan pulang, terpaksa mengurungkan niatnnya berdasarkan arahan pihak kepolisian, dan harus menunggu hingga keesokan paginya ketika suasana sudah aman. Kejadian itu kabarnya sempat dilaporkan ke Polresta Balikpapan.

“Tidak, kita tidak akan membalas perlakukan mereka. Kami Balistik punya kedewasaan. Kami tidak biasa melakukan intimidasi, kami akan jadi tuan rumah yang baik,” tegas wakil ketua harian Balistik Endrik Jatmiko kepada Goal Indonesia.

Endrik menambahkan, Balistik justru menantang suporter Pusam untuk beradu kreativitas dalam memberikan dukungan kepada tim kesayangan. Dalam laga nanti, justru telah menyiapkan koreografi kejutan untuk memberi dukungan bagi Persiba.

“Mari kita adu kreativitas, bukan adu kekerasan, karena kita di Balikpapan tidak pernah melakukan kekerasan,” imbuhnya.

“Kita sudah siapkan koreografi lawan Pusam. Ini akan menjadi surprise. Kita tidak bisa katakan apa yang akan kita berikan, tunggu saja.”

Dia menambahkan, Balistik dan masyarakat Balikpapan sangat mengharapkan Persiba menang dalam laga tersebut, sehingga bisa keluar dari zona degradasi.

“Kita boleh kalah dengan tim lain, tapi jangan dari Pusam,” pungkasnya sambil tersenyum. (gk-54)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.