Fans Resah Persegres Gresik United Adem Ayem

Kelompok suporter Ultras Mania meminta DPRD bisa menjadi jembatan mereka dengan manajemen klub.

Ratusan suporter Persegres Gresik United meluruk kantor DPRD setempat untuk membantu mereka mendesak manajemen klub agar segera melakukan persiapan membentuk tim menghadapi Liga 2 2018.

Salah satu pendiri Ultras Mania Ahmad Dailamy mengatakan, pihaknya selama ini sudah melakukan berbagai upaya kepada manajemen terkait persiapan tim Laskar Joko Samudro menghadapi musim ini, namun tak ada respons.

“Kami menginginkan adanya sebuah solusi yang konkret, supaya Persegres bisa tetap eksis menghadapi musim ini. Tapi kalau seperti ini, coba dibayangkan sendiri, sementara tim-tim lain sudah mulai melakukan persiapan,” cetus Dailamy kepada Goal Indonesia.

“Sampai saat ini tidak ada respons dari pihak manajemen. Bagaimana kami harus menyalurkan inspirasi ini? Sebab keinginan kami hanya satu, Persegres tetap eksis dalam sepakbola nasional, tidak peduli hanya bermain di Liga 2.”

Dalam pertemuan dengan anggota DPRD, suporter menyampaikan enam poin untuk diteruskan kepada manajemen. Mereka mendesak pejabat atau anggota DPRD dapat menjadi mediator perwakilan Ultras dengan manajemen, PSSI dan KONI setempat, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga.

Suporter juga memohon manajemen Gresik United untuk segera membentuk dan mempersiapkan tim, dan mendesak lebih pro-aktif dan transparan, serta memiliki orientasi untuk segera mengembalikan Gresik United ke Liga 1.

“Kami sebagai masyarakat pecinta sepakbola Gresik juga ingin menanyakan status legalitas tim kepada manajemen, bupati, maupun anggota DPRD. Itulah enam poin yang kami bawa,” papar sekjen Ultras Imam Djunaidi.

“Akhirnya ketua Komisi IV berkenan mendengar aspirasi kami. Pada Senin [29/1] dijadwalkan DPRD bakal memanggil dan mengumpulkan pihak-pihak terkait untuk membahas persoalan ini.”