Federico Macheda Menyesal Tak Ikuti Saran Sir Alex Ferguson

Macheda yang kini bermain di Serie B Italia mengaku menyesal karena tidak mendengarkan Sir Alex sewaktu masih di Old Trafford.

Tidak mendengarkan saran dari manajer legendaris Manchester United Sir Alex Ferguson adalah kesalahan terbesar, demikian ditekankan oleh penyerang Federico Macheda.

Macheda sempat menjadi pujiaan instan di Old Trafford dengan mencetak gol di laga debutnya melawan Aston Villa sebagai pemain 17 tahun, dan lesakannya tersebut sedikit banyak membantu klubnya untuk merengkuh gelar liga.

Meski mendapati awalan yang mengesankan, Macheda muda kalah bersaing dan disarankan untuk menerima pinangan dari klub Inggris secara pinjaman, namun itu ia tolak karena hasratnya yang ingin mengembangkan diri di Italia.

Macheda lantas menjalani musim pinjaman bersama Sampdoria, yang tak berjalan sukses. Setelah itu, kariernya terus merosot dan kini ia membela Novara di Serie B Italia.

Pemain asal Italia itu mengaku menyesal karena telah salah dalam menentukan langkah karier dan mengabaikan saran Sir Alex. Kepada ESPN, ia mengatakan: “Fergie ingin saya dipinjamkan; saya rasa itu masuk akal. Banyak klub di Liga Primer yang tertarik termasuk Everton dan Sunderland.

Federico Macheda Manchester United

“Namun saya ingin bermain di Italia, di Serie A. Fergie tidak setuju dan menyarankan saya agar bermain di Inggris, agar supaya dia terus bisa memantau saya. Dia mengaku tidak punya daya yang sama di Italia.

“Saya bersikukuh untuk ke Italia dan itu adalah kesalahan terbesar dalam hidup saya. Saya harusnya mendengarkan Fergie. Sampdoria waktu itu berada di play-off Liga Champions pada musim tersebut; mereka adalah tim yang bagus.

“Saya awalnya dijadikan pengganti Antonio Cassano dan bermain di depan bersama [Giampaolo] Pazzini. Saya mengawali karier dengan baik dan langsung mencetak gol melawan Udinese, kemudian diandalkan melawan Milan, Napoli, Juventus, Roma. Namun mereka kemudian menjual Pazzini ke Inter Milan. Saya waktu itu berumur 19 tahun; saya tidak bisa mengambil tanggung jawab besar seperti dia..

“Posisi kami lantas merosot di tabel klasemen dan saya mulai dihujani kritik, dengan banyak orang mengatakan: ‘Dia datang dari Man United; dia pikir dia siapa?’ Dan untuk kali pertama dalam hidup saya, saya tidak punya kepercayaan diri. Saya mulai bertanya pada diri sendiri: ‘Apakah saya cukup bagus?’ Dan saya mulai mendapatkan cedera,” imbuhnya.