Fernando Llorente: Harry Kane Punya Sentuhan Midas

Jelang duel Madrid-Spurs, striker veteran Spanyol ini mengaku sangat terkesan dengan insting gol Kane.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di Twitter


Dalam mitologi Yunani, terdapat seorang raja bernama Midas yang termasyhur karena kemampuannya untuk mengubah semua yang dia sentuh menjadi emas. Striker Tottenham Hotspur Harry Kane dinilai juga memiliki sentuhan emas layaknya sang raja.

Perumpamaan itu diungkapkan oleh Fernando Llorente setelah menyaksikan performa mengesankan rekan setimnya itu di musim ini. Seperti diketahui, Kane sudah mengemas 11 gol dari 10 partai di semua kompetisi dan membuatnya terpilih sebagai Pemain Terbaik Liga Primer Inggris bulan September.

“Kami memiliki banyak pemain bagus yang mampu memainkan sepakbola dengan sangat baik. Bersama Harry Kane, apa pun yang dia sentuh berubah menjadi emas,” kata Llorente kepada Marca.

“Bersama dia, inilah saat yang tepat bagi Totteham untuk memenangkan gelar. Sejak saya datang kemari, saya yakin di musim ini kami bisa meraih sesuatu,” imbuh Llorente, yang didatangkan Spurs dari Swansea City pada musim panas kemarin.

Kane dkk. kini tengah berada di Spanyol untuk menantang juara bertahan Liga Champions Real Madrid di Santiago Bernabeu, Rabu (18/10) dini hari WIB. Kedua tim saat ini mengoleksi poin sama di Grup F. Llorente menilai partai ini bisa mengukur sejauh mana posisi Spurs di antara tim-tim Eropa.

Fernando Llorente Tottenham

“Di antara banyak tim-tim hebat di Eropa, termasuk Tottenham di dalamnya, sebetulnya tidak ada banyak perbedaan. Tetapi Madrid adalah tim yang impresif dan sudah sangat stabil. Mereka telah memenangi tiga Liga Champions dalam empat musim terakhir,” jelas Llorente.

“Melawan mereka, Anda harus berani memegang kontrol. Tetapi mereka bisa langsung membunuh Anda karena mereka bermain lebih efektif. Kami harus bisa bermain di level terbaik, terutama di lini belakang, dan tidak boleh memberikan ruang. Anda juga harus bermain presisi, misalnya tidak boleh kehilangan bola secara ceroboh di lini tengah,” imbuh eks striker Athletic Bilbao da Juventus ini.