Fernando Santos: Eder, Dari Itik Buruk Rupa Menjadi Angsa Cantik

Eks bomber Swansea City ini mendapat pujian unik dari pelatihnya usai menggiring Portugal menjuarai Euro 2016.

Ingat dongeng masa kecil tentang anak itik buruk rupa yang berubah menjadi angsa cantik? Dongeng tersebut menjadi inspirasi bagi pelatih Portugal Fernando Santos untuk memuji penyerangnya, Eder.

Eder muncul menjadi pahlawan kemenangan Portugal atas Prancis di final Euro 2016, Senin (11/7) dini hari WIB. Striker pengganti itu melepaskan tembakan kencang dari luar kotak penalti di babak perpanjangan waktu untuk memastikan Seleccao menyegel trofi internasional pertama mereka.

Santos pun secara khusus menyanjung kontribusi Eder, striker 28 tahun yang kini merumput di Lille setelah musim lalu gagal bersinar di Swansea City.

“Ketika saya menarik keluar Cristiano Ronaldo, saya berencana langsung memasukkan Eder, tetapi saat itu saya ingin mengubah permainan. Jadi saya menggeser posisi Nani ke tengah untuk menghadirkan kecepatan di lini depan,” terang Santos selepas laga.

“Tetapi, kami membutuhkan sesorang pemain yang mampu menahan bola di lini depan, pemain yang berani berduel di udara untuk membuat Prancis kerepotan. Eder menjadi jawaban.”

“Saat akan masuk ke lapangan dia berkata kepada saya, ‘Pak pelatih, saya akan mencetak gol’. Dan si itik buruk rupa itu berhasil melakukannya. Kini dia telah menjadi angsa yang cantik!” sanjung Santos.