Finishing & Mental Indonesia Perlu Diasah

Luis Milla menggarisbawahi dua hal yang perlu dilatih keras setelah laga imbang tanpa gol lawan Puerto Riko.

Performa timnas Indonesia memang memuastkan Luis Milla. Kendati begitu, sang pelatih tetap menuntut kerja keras dari anak asuhnya. Kepercayaan diri dan sentuhan akhir jadi perhatian khusus di pemusatan latihan (TC).

Tim Merah Putih tampil dominan dalam laga kontra Puerto Riko di Stadion Maguwoharjo, Selasa (13/6) malam WIB. Sayang, tak satu jua peluang yang membuahkan gol dan skor berakhir kacamata.

"Tidak gol, tapi banyak peluang. Menurut saya itu adalah hal yang positif. Tetap saja, kita harus latihan lagi, bekerja keras, pantang menyerah. Semua peluang yang tadi tidak gol, saya yakin itu semua akan menjadi gol di Kualifikasi Piala Asia nanti," ungkap pelatih kelahiran Spanyol itu.

Milla turut menyoroti konsentrasi dan kepercayaan diri timnya di pengujung laga. Sempat dominan sepanjang laga, Bayu Pradana dkk nyaris kebobolan di menit-menit akhir pertandingan.

"Kita masih harus berlatih. Secara khusus, kita harus melatih kepercayaan diri. Sejak pertama datang, saya sudah melihat potensi dalam skuat. Namun hari ini kita telah menyaksikan versi terbaik dari pemain-pemain seperti Febri, Rezaldi, Yabes. Kita harus terus berlatih setiap hari," pungkasnya.

Indonesia akan beristirahat hingga 30 Juni, lalu merencanakan pemusatan latihan (TC) di Bali selama 11 hari. Agenda setelah TC adalah menghadapi kualifikasi Piala Asia di Thailand melawan Malaysia.