Firdaus Ramadhan Beralih Jagokan Prancis

Kegagalan Italia melangkah ke 16 Besar Piala Dunia membuat bek Sriwijaya FC ini kecewa.

LIPUTAN MUHAMMAD IQBAL DARI PALEMBANG Palang pintu Sriwijaya FC Firdaus Ramadhhan beralih menjagokan Prancis menjadi kampiun Piala Dunia 2014 setelah tim favoritnya, Italia, tersingkir di fase grup.

Italia dipastikan tersingkir setelah menelan kekalahan 1-0 dari Uruguay. Kegagalan itu membuat Firdaus kecewa, dan menganggap Piala Dunia 2014 sudah berakhir.

“Italia itu tim jagoan saya. Sejak pertama kali nonton Piala Dunia tahun 1994 saya sudah dukung Italia. Jadi kalau Italia kalah, maka saya anggap Piala Dunia selesai,” kata pria yang akrab disapa Daus kepada Goal Indonesia.

Menjatuhkan pilihan terhadap Italia, lanjut Daus, karena merupakan salah satu tim yang memiliki pemain-pemain mumpuni, serta mempunyai liga dengan banyak penggemar di dunia, terutama publik Indonesia.

“Yang pasti di Italia ada Juventus-nya, dan tidak tahu kenapa sudah suka saja sama liga Italia. Liga Italia juga booming sekali di Indonesia pada tahun 90-an,” ungkapnya.

Kendati mengklaim berakhir, Daus tetap mengikuti perkembangan Piala Dunia. Ia kini beralih menjagokan Prancis tampil sebagai juara.

“Dari tiga laga, Prancis cukup meyakinkan sekali. Kemudian saya suka pelatihnya [Didier Deschamps], karena mantan pemain Juventus, dan punya kemiripan dengan Antonio Conte yang satu angkatan di Juve. Pemainnya juga saya suka [Paul] Pogba. Pogba bisa jadi wonder kid pada Piala Dunia tahun ini,” pungkas Daus.

Seperti halnya Daus, gelandang serang Lancine Kone menjagokan tim Ayam Jantan sebagai juara, setelah negaranya, Pantai Gading, tersingkir.

“Pantai Gading sudah out, sekarang saya pilih Prancis. Saya suka Prancis karena dari dulu kasih lebih terhadap pemain naturalisasi seperti, [Karim] Benzema, [Zinedine] Zidane, [Lilian] Thuram, [Samir] Nasri, dan Pogba,” imbuhnya. (gk-55)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics