Florentino Perez Bantah Usir Iker Casillas

Sang presiden mengklaim ia sesungguhnya menghendaki Iker Casillas pensiun di Real Madrid.

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menyangkal bahwa ia menggiring keluar Iker Casillas dari Santiago Bernabeu. Sang supremo mengaku justru menginginkan Casillas untuk gantung sarung tangan di Madrid.

Setelah 25 tahun bersama klub, San Iker dipastikan tidak lagi melanjutkan kariernya bareng Los Vikingos. Pada Minggu (12/7) kemarin kapten timnas Spanyol itu telah menandatangani kontrak dua tahun dengan FC Porto, plus opsi perpanjangan semusim.

Kepergian Casillas memantik reaksi keras dari sebagian fans Madrid, yang merasa sang legenda sengaja diusir secara halus oleh Perez, tudingan yang diperkuat oleh pernyataan ibunda Casillas. Perez membantah keras hal ini.

"Ada banyak tekanan ke arahnya dalam dua tahun terakhir. Saya harus menerima keputusannya, tapi saya semula berharap dia akan mengakhiri kariernya di sini," katanya dalam konferensi pers perpisahan Casillas.

"Tak seorang pun dari Madrid meminta Iker meninggalkan klub. Ada tawaran dari Porto dan kami mempertimbangkannya."

"Iker memiliki hak untuk pergi karena segala yang telah dilakukannya untuk klub ini. Hal yang sama terjadi dengan Raul. Tak ada yang pergi lewat pintu belakang di sini."

"Iker datang ke klub di usia sembilan dan pergi dengan telah memenangi segalanya. Saya yakin untuk waktu lama fans Madrid akan mengenang Iker sebagai salah satu pemain paling legendaris sepanjang masa. Kita harus memuja para idola kita. Sudah lebih dari sekali saya meminta agar pemain-pemain kami dihormati."

"Iker memiliki segala hak untuk memulai sebuah fase baru dan dia akan melakukannya dalam sebuah tim hebat dan kota yang fantastis. Iker adalah - dan akan selalu - menjadi pribadi hebat dan manusia yang baik."

"Iker menginginkan perpisahan yang sederhana. Kami mengupayakan sebuah tribut yang pas, yang pantas didapatkannya. Pintu Madrid akan selalu terbuka untuk Iker."

"Beberapa orang mencoba segala cara untuk menyakiti saya. Selalu ada orang-orang yang menentang saya dan menggunakan segala alasan untuk mengkritik saya."

"Saya selalu muncul untuk membela Iker jika menyangkut perilaku fans kami. Bukan bagian dari value kami untuk mengkritik secara terbuka pemain-pemain kami."

"Kami telah berbicara dengan Porto mengenai kemungkinan sebuah laga tribut pada 12 Agustus," pungkas Perez.