FOKUS: Apa Yang Bisa Manchester United Harapkan Dari Louis Van Gaal?

Selama tiga tahun ke depan, United bakal didampingi oleh seorang manajer kelas dunia.

OLEH ADHE MAKAYASA Ikuti di twitter
Klub raksasa Liga Primer Inggris, Manchester United, baru saja menunjuk Louis van Gaal sebagai manajer mereka setelah Piala Dunia 2014 nanti. Dalam hal ini, kedatangan pria Belanda itu memberi harapan baru sebagaimana kubu Old Trafford yang dibuat bermimpi sekali lagi.

Seperti diketahui, setelah mendapati musim yang kurang mengesankan di kampanye musim kemarin, di mana mereka finis di urutan ketujuh dan gagal melangkah ke Eropa, United lantas melakukan perombakan dengan mengganti jajaran terpentingnya, juru taktik. Lantaran tidak mampu menghadirkan prestasi, manajer terdahulu seperti David Moyes harus merelakan pekerjaannya pada pertengahan April kemarin, meski ia baru bertugas selama sepuluh bulan dari enam tahun yang dijadwalkan.

Tak mau mengulangi kesalahan seperti musim sebelumnya, kali ini dewan direksi The Red Devils menunjuk sosok yang lebih berpengalaman. Dan untuk urusan satu ini, mari jangan sudutkan Moyes, mengingat ia pernah melakukan pekerjaan yang fantastis di Everton, meski pada akhirnya pengalaman yang ia miliki tidak cukup untuk menahkodai klub sebesar Setan Merah.

Menimbang semua calon yang tersedia, maka pilihan pun dijatuhkan pada Van Gaal, seorang pelatih juara yang pernah berkelana dari Belanda, Spanyol hingga Jerman. Di Theatre of Dreams, pria berusia 62 tahun itu diikat selama tiga tahun dengan tujuan mengembalikan nama besar United selagi ia yang memulai petualangan baru di Inggris.

RESMI | Van Gaal tangani United setelah Piala Dunia
Untuk membuat kariernya sukses, maka mantan pelatih Barcelona ini perlu bekerja keras selama bursa transfer musim panas mendatang, yang mana juga harus dibarengi dengan keseriusan direksi United seperti Ed Woodward selaku wakil pimpinan dalam memburu beberapa buruan.

Mereka kiranya sudah mendapatkan pelajaran berharga setelah melewatkan sejumlah pemain incaran di periode sebelumnya - sebuah kesalahan yang tidak boleh terjadi lagi lantaran ini adalah fase krusial lainnya sebagaimana pihak klub yang ditinggal beberapa sosok pentingnya seperti Ryan Giggs (pensiun), Rio Ferdinand (hengkang) dan Nemanja Vidic (pindah ke Inter).

Musim depan boleh juga disebut sebagai masa transisi jilid dua, mengingat kondisi sekarang dan kemarin hampir sama. Di musim lalu, United ditinggal oleh figur kunci pada diri Sir Alex Ferguson dan Paul Scholes, yang sedikit banyak mempengaruhi performa dan semangat tim di bawah arahan Moyes.

Legenda | Scholes dan Fergie saat masih bersama
Jika ingin berhasil, maka suksesor berikutnya macam Van Gaal harus bergerak cepat untuk membenahi segala sesuatunya, meski kita tahu bahwa ia masih disibukkan dengan urusan tim Oranje yang bakal berlaga di ajang Piala Dunia.

Selagi konsentrasinya yang terpecah di musim panas, sosok asal Belanda itu berusaha membagi pikirannya satu per satu, yakni dengan mengangkat mantan manajer interim Giggs, yang mengakhiri masa baktinya sebagai pemain pada akhir musim ini, untuk kemudian dijadikan sebagai asisten pelatih di Old Trafford.

Tak pelak, penunjukan The Welsh Wizard itu bakal menguntungkan buatnya lantaran yang bersangkutan sudah mengetahui seluk-beluk dan kekurangan yang sekiranya perlu ditambal. Dan untuk menopang pekerjaannya, Van Gaal juga menghadirkan orang-orang kepercayaannya seperti Frans Hoek (pelatih kiper) dan Marcel Bout (pemandu bakat).

Applause | Giggs bakal membantu pekerjaan Van Gaal
Belajar dari pendahulunya, pelatih yang sempat mempersembahkan gelar Liga Champions kepada Ajax Amsterdam ini tidak ingin melakukan perubahan besar-besaran dalam struktur kepelatihan.

Ada wacana bahwa ia berencana untuk mendatangkan kembali seorang Rene Meulensteen, mantan manajer Fulham, yang pernah menjadi bagian dari kesuksesan Ferguson sebelum akhirnya tersingkir karena kedatangan The Chosen One pada musim panas kemarin.

Bak gayung bersambut, Meulensteen menyambutnya dengan tangan terbuka sembari ia yang menyebut Van Gaal sebagai sosok yang pas untuk membangkitkan kejayaan United.

“Saya bisa mengerti mengapa klub seperti United mencari seseorang seperti Louis van Gaal karena dia memiliki sejarah yang luar biasa,” ujarnya pada awal Mei kemarin.



“Dia sudah berada di permainan ini sejak lama dan ia adalah seorang manajer berpengalaman. Dia memiliki filosofi yang kuat mengenai bagaimana ia ingin bermain; dia telah menunjukkan itu di Ajax, ia juga telah menunjukkannya di Barcelona dan Bayern Munich.



“Tidak ada alasan mengapa hal itu tidak dapat berjalan [di United], namun hal terpenting adalah bahwa mereka harus bisa memastikan bahwa orang tersebut bakal menghargai sejarah dan budaya di klub.



“Selain itu, mereka juga harus memastikan platform terbaik untuk mengembalikan United ke tempat seperti seharusnya – dan saya bisa menghadirkan salah satu platform tersebut.”

Menilik latar belakangnya yang merupakan orang Belanda, maka Meulensteen kiranya cocok untuk membantu pekerjaan meneer Van Gaal di United.

UNITED | Meulensteen pernah menjadi bagian dari tim Setan Merah
Bola panas kini berada di tangan Van Gaal. Namun terlepas itu, ia memiliki kapabilitas untuk membangkitkan The Red Devils di musim depan, yang mana diyakini pula oleh Ronald De Boer, pelatih akademi Ajax.

"Selalu sulit untuk memprediksi, tetapi saya menilai kualitasnya sangat tinggi dan ada peluang besar dia akan meraih kesuksesan," ujar De Boer kepada Sky Sports News.



"United harus berbalik sekitar 360 derajat, tetapi jika ada sosok yang bisa melakukannya, saya akan mengatakan Van Gaal adalah orangnya.



"United adalah klub besar tetapi dia sangat terorganisir, dia selalu merencanakan dari awal dan dia memiliki strategi. Itu sangat penting dan jelas bagi setiap orang."

Dari statement De Boer di atas, bisa disimpulkan bahwa Van Gaal adalah orang yang terencana dan memiliki visi jangka panjang, sesuatu yang kiranya bisa diharapkan oleh United dalam mengarungi ketatnya sepakbola Inggris sekaligus membuat mereka kembali berjaya di percaturan kompetisi elite Eropa.
Tiga tahun ke depan, nasib United terbilang aman lantaran berada di tangan yang tepat - semoga saja!

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics