FOKUS: Empat Tim Serie A Berebut Jatah Terakhir Ke Eropa

Torino, Parma, AC Milan, dan Hellas Verona bakal saling bersaing untuk memperebutkan tiket terakhir ke Eropa, pada giornata pamungkas Serie A Italia, Minggu (18/5).

OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter
Serie A Italia 2013/14 memasuki giornata pamungkasnya akhir pekan ini. Nyaris tak ada momen berarti yang dinanti. Hampir semua spot krusial di tabel klasemen sudah dikunci oleh penghuni masing-masing, termasuk zona degradasi.

Juventus kembali meraih scudetto untuk kali ketiga beruntun. AS Roma dan Napoli mendampingi Si Nyonya Tua di Liga Champions musim depan, meski melalui jalur yang berbeda. Di Liga Europa, Fiorentina dan FC Internazionale juga sudah menyegel tiket. Sementara Catania, Bologna, dan Livorno dipastikan jadi tiga tim pesakitan yang turun ke Serie B.

Lantas momen apalagi yang dinanti jelang pekan pamungkas Serie A musim ini? Benar, satu tiket play-off Liga Europa hasil buangan Coppa Italia masih diperbutkan. Penghuni posisi keenam klasemen di akhir musim nanti, jadi tim yang berhak mendapat hadiah tersebut.

Makin seru, karena ada ada empat klub yang memperebutkannya. Mereka adalah Torino, Parma, AC Milan, dan Hellas Verona. Milan dan Verona jadi sorotan karena tak biasanya menghuni zona tersebut, meski keadaannya saling berbalik. Sementara Torino dan Parma terus menunjukkan tren postif dari musim ke musim di Serie A.

Menilik posisi di klasemen, harus diakui jika saat ini Il Toro berada di atas angin dengan menduduki pos keenam. Namun segalanya masih bisa terjadi menilik lawan yang mereka hadapi di partai penutup musim.

Siapa lawannya? Bagaimana peluangnya? Dan tim mana yang akan lolos? Mari simak ulasan Goal Indonesia berikut ini!

Performa impresif Parma musim ini sejatinya memang sudah diprediksi. Sejak promosi kembali ke Serie A Italia pada musim 2009/10, perlahan namun pasti posisi mereka terus membaik.

Puncaknya bisa dibilang ada di musim ini. Dengan didukung penggawa berkualitas macam Jonathan Biabiany, Marco Parolo, hingga Antonio Cassano, Il Gialloblu sempat mecatatkan milestone 17 laga tak terkalahkan di Serie A!

Imbasnya Parma selalu masuk dalam kandidat perburuan tiket ke Liga Europa hingga di saat terakhir. Mimpi untuk kembali konsisten lolos ke kompetisi Benua Biru seperti pada medio 90-an, berpotensi besar mulai diretas musim ini.

Dibanding para pesaingnya, Ducali mendapat tantangan paling ringan. Livorno yang sudah terdegradasi dan berstatus sebagai tim penghuni dasar klasemen, adalah tamu mereka di giornata pamungkas. Kemenangan bakal meloloskan Parma ke LE, tentunya jika Torino gagal meraih poin penuh.

Atmosfer Kota Turin kini jauh lebih bergairah musim ini. Selain klub terbesar mereka, Juventus, kembali meraih scudetto, publik juga menanti pesta lolosnya Torino ke Eropa setelah absen selama 21 tahun!

Penampilan Il Toro musim ini sungguh di luar ekspektasi. Alih-alih mengusung target Salvezza seperti biasanya, manajemen klub dengan bangga mengubah tujuan di tengah musim. Apalagi kalau bukan satu tiket ke Liga Europa, menilik performa brilian klub.

Skema direct pass yang secara mengejutkan diterapkan oleh seorang Giampiero Ventura musim ini, berbuah manis. Representasi terbaik dapat kita lihat dari perpaduan indah Alessio Cerci dan Ciro Immobile di lini depan. Nama terakhir bahkan sedang dan kemungkinan besar menjadi capocannoniere Serie A Italia 2013/14.

Segalanya berkorelasi pada konstelasi posisi di klasemen hingga giornata 37. Mereka jadi tim yang paling berpeluang lolos ke LE karena kini berada di pos keenam. Namun sebuah blunder fatal agaknya dilakukan pekan lalu kala seri dalam pertarungan langsung menghadapi rivalnya, Parma.

Hasil itu membuat Torino harus memastikan tiket ke LE di pekan pamungkas, dengan bertandang ke Artemio Franchi, markas Fiorentina. Fakta itu membuat mimpi indah mulai kabur, karena kemenangan tandang atas tim sekelas La Viola bakal sulit terjadi. Satu hal yang siap dimanfaatkan dengan baik oleh Parma.

Milanisti jelas sedih melihat anjloknya performa AC Milan di Serie A Italia 2013/14. Bagaimana tidak, karena kini I Rossonerri berpotensi besar gagal lolos ke Eropa untuk kali pertama dalam 16 musim terakhir!

Buruknya kepemimpinan pelatih terdahulu, Massimiliano Allegri, didukung dengan komposisi skuat yang tidak mumpuni, jadi sebab terjun bebasnya Si Setan Merah.

Namun segalanya mulai membaik tatkala Milan memutuskan untuk mendatangakan Clarence Seedorf, di kursi pelatih. Sepuluh kemenangan yang didapuk dalam 18 partai yang ia tangani, perlahan membawa Il Diavolo masuk ke sepuluh besar. Mereka bahkan masih memiliki peluang lolos ke Liga Europa hingga partai pamungkas Serie A musim ini.

Meski begitu mimpi buruk tak lolos ke Eropa samar-samar jadi kenyataan. Selain lawan di partai pamungkas adalah tim yang sedang brilian dalam dua laga terbaru, Sassuolo, kelolosan Milan juga bergantung pada hasil yang diraih Torino, Parma, dan Hellas Verona. Jika gagal menang, posisi mereka bahkan bisa disalip Lazio.

Hellas Verona jadi tim promosi Serie A Italia paling sukses musim ini. Sempat berengger cukup lama di posisi kelima pada putaran pertama kompetisi, Juan Iturbe cs tak pernah tersisih dari sepuluh besar sejak giornata perdana!

Kehilangan jendral lapangan tengah, Jorginho Frello, di musim dingin, performa mereka jadi menurun. Namun lewat aura juara yang ditularkan seorang Luca Toni, Verona tetap survive menjaga asa lolos ke Liga Europa hingga menginjak pekan pamungkas.

Sayang, mimpi lolos ke LE tampaknya sulit terwujud. Selain masih bergantung pada hasil para pesaingnya, Il Mastini juga diharuskan menang atas Napoli di San Paolo. Meski jika akhirnya gagal merebut satu tiket tersisa ke LE, publik Kota Romantis tetap bisa tersenyum melihat sepak terjang tim kesayangan mereka musim ini.

Keterangan (*): Lazio tak ikut dalam persaingan, karena sudah kalah head to head dengan Torino sejak giornata 37.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics