FOKUS: Lima Hal Yang Perlu Diketahui Soal Luke Shaw

Berikut adalah lima hal yang perlu diketahui fans Manchester United perihal rekrutan terbaru klubnya.

OLEH ADHE MAKAYASA Ikuti di twitter
Manchester United telah mengumumkan kepindahan Luke Shaw dari Southampton secara resmi pada Jumat (27/6) kemarin. Bek muda Inggris itu diikat dengan durasi kontrak empat tahun dengan opsi perpanjangan setahun.

Di usianya yang baru 18 tahun, Shaw sukses membuat United menguras keuangan klub sebagaimana ia yang ditebus dengan banderol tinggi, sekitar £31,5 juta -- meski ada yang menyebutkan angka £33 juta.

Dalam hal ini, kepindahan bek internasional Inggris itu hanya terpaut satu hari dari kedatangan gelandang Ander Herrera, yang didaratkan ke Old Trafford setelah kubu Setan Merah berani membayar uang senilai £29 juta kepada Athletic Bilbao.

Belanja besar-besaran tampaknya masih akan berlangsung pada musim panas ini selagi The Red Devils yang akan menyongsong era baru jilid II di bawah kepemimpinan Louis van Gaal.

Menyusul kepindahan Shaw ke United, berikut Goal Indonesia jabarkan lima hal yang perlu diketahui mengenai sang youngster.

Luke Shaw menjadi pemain muda paling mahal di jagat sepakbola, mengalahkan rekor pembelian Wayne Rooney dari Everton pada 2004 silam, di mana pihak United pada waktu itu membayarkan uang senilai £30 juta.

Sang striker lantas menunjukkan performanya dengan gaya mengingat ia mencetak hat-trick pada saat melakukan debut melawan Fenerbahce di kompetisi Liga Champions. Dan setelah sepuluh tahun berlalu, Rooney kini memiliki catatan 216 gol dari 440 penampilannya buat klub.

Ada pun, Shaw kiranya tidak akan diharapkan untuk meniru kehebatan rekannya soal membobol gawang lawan, namun fans United ingin melihatnya membantu penyerangan seperti yang pernah ia tunjukkan kala di Southampton.

Untungnya, sang pemuda tidak akan menerima tekanan jika ditilik dari harganya, mengingat pembelian termahal pihak klub sejauh ini adalah Juan Mata, yang dibeli senilai £37,5 juta dari Chelsea pada Januari 2014.

Produk akademi Southampton ini menjadi bek ketiga termahal di dunia setelah mengamankan kepindahan senilai £31,5 juta pada musim panas ini, di mana ia hanya kalah dari duo Paris Saint-Germain David Luiz (£50 juta) dan Thiago Silva (£35 juta).

Bagi United sendiri, Shaw adalah bek paling mahal yang pernah ditebus setelah Rio Ferdinand, yang didatangkan pada 2002 silam dari Leeds United dengan nilai transfer mencapai £29 juta.

Jika nilai transfer Shaw saja bisa mengalahkan apa yang dibayarkan United kepada Ferdinand, layak dinanti deretan prestasi yang bisa ia berikan kepada tim barunya.

Lahir di Kingston upon Thames, barat daya London, Luke Shaw muda sejatinya pernah bermain di pusat pengembangan bakat Chelsea di Guildford ketika usianya menginjak delapan tahun, namun ia tidak pernah mendapatkan tawaran untuk bergabung dengan tim akademi.

Setelah itu, ia memutuskan untuk berpetualang ke Southampton pada 2003 sebelum membuat debut melawan Millwall pada 28 Januari 2012 di ajang Piala FA dengan mengisi peran winger Jason Puncheon di 13 menit terakhir. Saat itu, tim yang ia bela harus puas bermain imbang 1-1 di putaran ketiga.

Meski pernah dicampakkan Chelsea, Shaw mengaku tetap menaruh hati pada The Blues, yang mana pernah ia ungkapkan di akun jejaring sosial miliknya ketika menjawab pertanyaan dari salah satu pengikut.

“@mjcreswick: @Luke_shaw3 are you a Chelsea fan? #ChampionOfEurope”yes I am
— Luke Shaw (@LukeShaw3) January 15, 2013

Lawan terberat bagi Shaw adalah Victor Moses, pemain milik Chelsea. Dalam hal ini, penegasan itu ia buat bukan dengan main-main. Sebelum mengikuti ajang Piala Dunia, Shaw berkesempatan menjawab pertanyaan dari pengikut di Twitter mengenai siapa lawan terberat yang pernah ia hadapi.

Selama 67 penampilannya di tim utama Southampton dalam dua tahun terakhir, Shaw memang pernah menghadapi berbagai macam penyerang dan winger cerdik, namun ia memilih Moses sebagai lawan yang paling sulit dihadapi.

“Pertanyaan itu sulit dijawab, namun saya memilih Victor Moses mengingat kecepatan dan tenaganya yang mampu menghadirkan ujian yang sangat berat,” kicaunya beberapa waktu lalu.

Meski ia akan digaji sebesar £100 ribu per pekan di Manchester United, jangan harap Shaw akan datang ke tempat latihan tim di Carrington dengan mengendarai kendaraan pribadi.

Sang pemain memang mampu membeli salah satu mobil mewah, namun fakta bahwa ia belum mengurus surat izin mengemudi menunjukkan bahwa ia memiliki semangat dan komitmen akan sepakbola, demikian seperti yang diberitakan beberapa media di Inggris.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics