FOKUS: Lionel Messi Yang Tak Ada Matinya

Penyerang mungil ini kembali menunjukkan ketajaman dengan membubuhkan hat-trick ke-23 di La Liga.

OLEH BEN HAYWARD ALIH BAHASA DEWI AGRENIAWATI Ikuti di twitter

Lionel Messi kembali menjadi pusat atensi setelah membukukan hat-trick kala Barcelona membungkam Levante lima gol tanpa balas. Padahal di awal tahun, namanya ramai dibicarakan gara-gara rumor perselisihan dengan Luis Enrique pasca kekalahan dari Real Sociedad. Sudah bangkitkah La Pulga?

Si No.10 tidak mengawali musim 2014/15 dengan gemilang, torehan golnya kalah jauh dibandingkan Cristiano Ronaldo tapi usai jeda musim dingin Si Kutu seolah menggila. Sentuhan emasnya berbuah 14 gol, sementara Ronaldo cuma empat kali membobol gawang lawan sepanjang 2015.

Adalah Levante, klub terkini yang merasakan ganasnya insting Messi. Diego Marino dipaksa tiga kali memungut bola hasil sepakan La Pulga, yang kini treble-nya menyamai rekor Telo Zarra di kompetisi domestik (31 kali) dan Ronaldo khusus di La Liga (23). Beberapa saat sebelum mencetak gol, pemilik empat Ballon d’Or juga menyuplai umpan indah untuk Neymar dan itu melampaui catatan 105 assist milik legenda Los Merengues, Luis Figo, di liga.

Dua gol dengan bagian kaki yang dianggap lemah, kanan, dan tambahan penalti membawa Messi mereduksi gap gol dengan Ronaldo menjadi dua dalam persaingan El Pichichi. Si Kutu bukan satu-satunya pemain yang mencuri perhatian publik Camp Nou, karena Luis Suarez mencetak gol cantik setelah masuk sebagai pengganti Neymar di menit 67.

Jadi, wajar jika puluhan ribu suporter yang sempat mengerutkan dahi melihat inkonsistensi klub Catalan, kini berbalik arah. Neymar, Suarez bahkan Pedro Rodriguez dan Luis Enrique - yang mengalami momen sulit sejak menjadi suksesor Gerardo Martino - mendapat sambutan meriah usai memanen 11 kemenangan konsekutif. Enrique kini telah menyamai rekor yang diukir Pep Guardiola di musim 2008/09.

“Luis Enrique merotasi dan tim bekerja dengan baik. Ini pekan yang bagus dan saya senang dengan 11 kemenangan ini,” aku Presiden Josep Maria Bartomeu kepada Canal Plus usai laga.

Kendati begitu, sulit rasanya menampik bahwa Messi-lah yang paling disegani. Rasa lapar kapten Argentina kembali menyeruak setelah mengalami momen sulit akibat cedera dan masalah di luar lapangan dalam beberapa tahun terakhir.

“Messi berasal dari galaksi lain,” kara Luis Enrique singkat.

Mantan entrenador Celta Vigo bahkan rela membiarkan Messi terus berada di lapangan, meski Blaugrana sudah di atas angin pada laga jornada 23.

“Karena ingin menikmati diri sendiri. Dan Messi membuat kami menikmati diri sendiri hingga maksimal.”

Neymar tak mau kalah melayangkan pujian buat koleganya: “Messi spektakuler.”

Memainkan laga ke-300 di La Liga, penyerang mungil ini merayakannya dengan tiga gol untuk mengukir rekor hat-trick. Perlu diingat, usianya baru 27 dan masih sepertinya banyak gawang lain yang bakal jadi korban keganasan Messi.

addCustomPlayer('16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', '', '', 620, 540, 'perf16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', 'eplayer4', {age:1407056178000});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics