FOKUS: Sergio Aguero Versus Angel Di Maria, Duel Tango Penentu Derby Manchester

Derby Manchester akan ditentukan oleh pemain Argentina di masing-masing klub, Manchester City mengandalkan Sergio Aguero, sementara Manchester United memiliki Angel Di Maria.

OLEH ERIC NOVEANTO & ADHE MAKAYASA

Derby Manchester jilid pertama Liga Primer Inggris akan digelar akhir pekan ini (2/11), dengan Manchester City bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu atas Manchester United.

Meski pertemuan keduanya kali ini tidak mempertaruhkan posisi papan atas seperti sebelumnya, mengingat United saat ini masih berkutat di papan tengah, tetapi tetap saja aroma gengsi pertandingan derby akan sangat terasa di Etihad Stadium.

Puncak persaingan terjadi dalam beberapa tahun terakhir setelah City mencuat sebagai salah satu tim raksasa sejak dipegang oleh investor dari Timur Tengah. City mampu menghentikan dominasi Setan Merah di kota Manchester, bahkan di Inggris dengan meraih juara Liga Primer pada musim 2011/12 dan 2013/14.

Pada laga nanti, dua pemain asal Argentina akan menjadi penentu pertandingan. City memiliki bomber ganas dalam sosok Sergio Aguero, sementara United baru saja memboyong gelandang brilian, Angel Di Maria, dari Real Madrid pada musim panas kemarin.

Berikut ulasan Goal Indonesia mengenai kedua berlian Tango tersebut di pertandingan bigmatch ini:

Nama Sergio Aguero layak disebut sebagai salah satu pemain yang berperan besar dalam perjalanan Manchester City di awal kampanye Liga Primer Inggris musim ini.

Tak berlebihan memang, bomber asal Argentina itu secara statistik tampil menjadi top skor sementara The Citizens sejauh ini. Salah satunya torehan impresif empat gol dalam satu laga kontra Tottenham Hotspur beberapa pekan kemarin.

Berbicara tentang derby Manchester, Aguero juga memiliki catatan yang tak kalah mentereng. Terbukti dalam enam pertemuan terakhir menghadapi tetangga 'Merah', ia mampu memyumbangkan total empat gol. Jelas merupakan rekor positif.

Pencapaian tersebut jelas tentunya bakal menjadi modal berharga City jelang duel melawan Manchester United akhir pekan ini. Bintang 26 tahun itu diharapkan mampu untuk mereplikasi performa gemilang, yang seperti ditunjukkannya di beberapa derby terakhir.

Gambaran yang cukup untuk menggetarkan 'nyali' lini belakang United, terlebih sang rival sejauh ini belum mampu untuk menemukan kinerja konsisten, terutama pada barisan belakang mereka yang menampilkan kerapuhan sejak musim lalu sepeninggal era Sir Alex Ferguson.

Satu-satunya kendala bagi Aguero untuk dapat bersinar adalah dirinya sendiri. Ya, mantan penggawa Atletico Madrid itu kerap mendapat kritik dari sejumlah kalangan akibat penampilannya yang cenderung naik dan turun bak yoyo. Hal itu menjadi pekerjaan rumah baginya yang harus ditingkatkan.

Apabila konsistensi pefrorma didapat dan ditambah dengan riwayat gemilang dalam catatan laga derby mampu dihadirkannya di pertandingan akhir pekan ini, bukan tidak mungkin namanya akan menjadi pembeda hasil akhir permainan antara kedua rival sekota tersebut.

Ikuti Eric Noveanto di

Tidak butuh waktu lama bagi Di Maria untuk langsung menunjukkan kualitasnya di Liga Primer Inggris musim ini. Buktinya, tiga gol dan empat assists dari tujuh pertandingan perdana menjadi persembahannya.

Dihadapkan dengan Manchester City pada akhir pekan ini, pemain berkaki kidal itu sekali lagi diharapkan kebintangannya guna mengakhiri rentetan buruk yang selama ini diraih timnya saat menghadapi sang tetangga berisik.

Dari enam pertandingan terakhir melawan rival sekota tersebut di kompetisi kasta tertinggi, tim Setan Merah dipaksa menelan lim kekalahan dan hanya bisa meraih satu kemenangan. Ada pun, satu-satunya kemenangan yang mereka raih itu datang setelah gol telat Robin van Persie menciptakan skor 3-2 di Etihad Stadium pada 9 Desember 2012.

Terlepas itu, United kiranya boleh menumpukan harapannya pada seorang Di Maria untuk pertandingan nanti, mengingat pemain internasional Argentina itu memiliki catatan yang terbilang bagus saat berhadapan dengan City.

Dari dua pertemuannya sebelum ini, atau saat pemain 26 tahun itu masih membela Real Madrid, sosok yang berjuluk Fideo ini berhasil membantu timnya meraih satu kemenangan dan satu hasil seri saat berjumpa di ajang Liga Champions Grup D musim 2012/13.

Di laga perdananya bertemu City pada 18 September 2012, Di Maria menginspirasi El Real merangkum skor 3-2 di Santiago Bernabeu dengan ia yang memberi dua assists kepada Marcelo dan Karim Benzema. Ketika diharuskan melawat ke Etihad Stadium di pertemuan berikutnya, mantan pemain Benfica ini kembali berperan besar untuk memenangkan timnya satu angka setelah umpan manisnya memudahkan Benzema menjebol gawang Joe Hart.

Dengan riwayat seperti demikian, kiranya patut ditunggu kontribusi pemain satu ini untuk derby Manchester pada akhir pekan nanti!

Ikuti Adhe Makayasa di

addCustomPlayer('1g6ldpukrxfh810acwkolp0bob', '', '', 620, 540, 'perf1g6ldpukrxfh810acwkolp0bob', 'eplayer4', {age:1407083917519});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics