FOKUS: Sinyal Positif Manchester City Untuk Pertahankan Mahkota Juara

Kendati belum maksimal, The Eastlands memperlihatkan tanda-tanda menjanjikan di awal perjalanan mempertahankan trofi juara Premier League.

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitter

Seperti musim lalu, Manchester City membuka kampanye terbaru Liga Primer Inggris 2014/15 dengan menghadapi Newcastle United.

Meski berbeda venue – tahun kemarin City menjadi tuan rumah sementara kali ini mereka bertamu ke St. James’ Park – kedua laga sama-sama menghasilkan output positif untuk laskar pimpinan Manuel Pellegrini, yaitu kemenangan disertai clean sheet.

Musim lalu City unjuk kekuatan lewat keunggulan komprehensif 4-0, sementara pada Minggu (17/8) mereka memperlihatkan kualitas sebagai juara bertahan via skor 2-0, dan hasil tersebut sempat membawa The Eastlands langsung bercokol di pucuk klasemen pekan pertama sebelum digeser Chelsea yang mempecundangi tuan rumah Burnley 3-1, Selasa (19/8) dinihari WIB.

Bicara performa di lapangan, perjuangan anak-anak Citizens mengepak tiga angka memang tidak senyaman yang diindikasikan skor akhir.

Mereka harus bekerja keras untuk mengatasi perlawanan alot pasukan tuan rumah arahan Alan Pardew yang banyak dihiasi muka-muka baru, dan mesti diakui bahwa penampilan City belum mencapai titik optimal.

Namun, jangan lupa bahwa Pellegrini belum dapat menurunkan kekuatan penuh. Bek kiri Gael Clichy sekali lagi dipasang di sisi sebaliknya– seperti pada laga Community Shield, sedangkan aksi Sergio Aguero yang langsung membuat gol meski hanya tampil di tujuh menit terakhir malah patut membuat para rival ngeri. Ya, bayangkan kontribusi Kun saat telah fit 100 persen.

Umpan tumit Edin Dzeko berbuah gol pembuka David Silva

Pantas disinggung pula performa mengilap Edin Dzeko. Kendati tidak masuk papan skor, Dzeko memainkan peran krusial untuk kemenangan City dengan mengirim assist backheel nan istimewa buat gol pembuka David Silva.

Dalam waktu dekat, striker Bosnia dan Herzegovina itu bakal menandatangani kontrak baru untuk memastikan terjaganya keutuhan nukleus tim. Dzeko bakal menyusul Sergio Aguero, David Silva, Vincent Kompany, Aleksandr Kolarov, dan Samir Nasri yang telah lebih dahulu menambah masa bakti di Etihad Stadium.

“Bagi saya, Edin adalah pemain terbaik laga. Dia memenangi banyak duel udara, dia pemain tim yang sangat bagus. Tak aneh bagi saya melihatnya bermain seperti itu. Dia menuntaskan musim lalu dengan bermain sangat baik. Dia telah tumbuh. Saya sangat senang untuknya, dan itulah kenapa dia akan memperbarui kontraknya. Dia memiliki tugas sangat penting dalam tim kami. Saya pikir itu belum 100 persen selesai, tapi ya, dia akan memperbarui kontraknya. Dia pemain sangat penting untuk kami,” tutur Pellegrini tentang Dzeko.

Pasangan starter Dzeko di lini depan, Stevan Jovetic, juga bermain apik dengan setidaknya mengkreasi sepasang peluang bagus buat tandemnya melalui umpan chip terukur di masing-masing babak.

Di tengah, para pilar semacam Yaya Toure serta Silva tampil prima sebagaimana biasanya. Gol Silva pada menit ke-38 bermula dari kiriman bola jauh brilian Toure dari tengah lapangan.

Yang tak kalah penting adalah solidnya tembok pertahanan City yang digalang duet Vincent Kompany dan Martin Demichelis.

Seperti pernah diulas sebelumnya oleh Goal Indonesia, kekokohan lini belakang dapat menjadi kunci sukses The Eastlands dalam mempertahankan mahkota juara, dan terlepas dari statistik mengecewakan kecolongan selusin gol dalam delapan partai pramusim, City sukses melewati pekan perdana Premier League dengan torehan clean sheet. Di St. James’ Park, Newcastle mampu melepas hingga 12 tembakan tapi Joe Hart tak perlu bersusah-payah berjibaku melakukan penyelamatan karena tak satu pun yang akurat.

Joe Hart tak harus melakukan penyelamatan di St. James' Park

“Saya sangat senang. Saya pikir para pemain lapar sekaligus rendah hati. Kami membutuhkan kedua hal tersebut bila ingin terus memenangi titel-titel dan bila kami ingin meningkatkan pencapaian kami tahun lalu. Sangat penting bagi saya bahwa para pemain memiliki sikap tersebut dari awal sampai akhir,” ucap Pellegrini.

“Kami sangat solid di belakang dan Joe Hart tidak memiliki masalah apa pun dan di babak kedua adalah normal kami mulai kelelahan. Para pemain belum bisa bermain 90 menit saat ini tapi kami terus melaju dengan sikap kami dan mencetak gol kedua.”

Perjalanan memang masih panjang, tetapi sang kampiun bertahan telah menunjukkan kesan awal yang baik untuk dijadikan fondasi menuju gelar juara kedua secara konsekutif, ketiga dalam empat tahun terakhir.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics