FOKUS: Tiga Bahaya Dari Middlesbrough Untuk Arsenal

Bahaya ada di mana-mana, tak terkecuali saat Middlesbrough datang mengunjungi Arsenal di Emirates Stadium, Minggu (15/2). Berikut tiga pemain Boro yang wajib diwaspadai Gunners.

OLEH YUDHA DANUJATMIKA Ikuti di twitter

Bahaya ada di mana-mana. Di jalanan, pusat perbelanjaan, bahkan di rumah sekalipun bahaya kerap kali mengintai. Oleh karena itu, kewaspadaan patut dipertahankan. Tak boleh tersisa sedikitpun ruang untuk masuk bagi bahaya karena mereka bisa merusah rencana, harapan, bahkan keselamatan.

Besok malam (15/2), bahaya akan kembali mengintai dan mengancam di lapangan hijau. Tepatnya di Emirates Stadium, Arsenal harus waspada untuk menjaga diri dari bahaya yang disebarkan oleh Middlesbrough. Mereka harus menjamu Si Pembunuh Raksasa di babak kelima Piala FA.

Hitam di atas putih, putih di bawah hitam, Arsenal unggul di semua lini. Dilihat dari kasta persaingan, lagi hitung-hitungan statistik, The Gunners jelas lebih unggul dari The Boro. Sayangnya sepakbola bukan sekadar “yang tertulis”. Apalagi kalau berkaitan dengan bahaya, tidak ada yang bisa diperhitungkan dengan tepat.

Lihat saja Manchester City. Dengan status juara Liga Primer Inggris musim lalu sekaligus pesaing gelar musim ini, mereka menjamu Middlesbrough di kandang sendiri. Semua uang taruhan tentu sudah dikorbankan untuk City, tapi nasib berkata lain. The Boro menang dua gol tanpa balas sementara The Citizens harus meratapi kekalahan kejutan itu.

Ya, Middlesbrough bakal hadir sebagai bahaya di bawah besutan Aitor Karanka. Tak terkecuali Arsenal, mereka tetap harus waspada, khususnya pada tiga nama di bawah ini yang rajin menebar bahaya tatkala City dirundung malu dua pekan lalu.

Bomber 21 tahun inilah yang pertama kali mengoyak gawang City di Etihad dua pekan lalu. Dipinjamkan dari Chelsea, Bamford jadi sosok penting dalam strategi racikan Aitor Karanka. Sang manajer sangat suka memasang Bamford sebagai ujuk tombak seorang diri. Hasilnya? Memuaskan!

Bamford menjadi penyerang tertajam yang dimiliki oleh Karanka. Total sembilan gol sudah ia catatkan di Divisi Championship. Tiga gol yang ia sematkan dalam empat laga terakhir turut memberikan peringatan bahwa performanya sedang di puncak. Alasan yang tepat bagi Arsenal untuk mewaspadai bahaya yang satu ini.

Keunggulan Bamford? Terlihat jelas dalam laga kontra City. Pergerakan lincah, pandai mengeksploitasi ruang, dan tak lupa naluri gol yang tajam. Barisan pertahanan The Gunners harus menjaga mata mereka agar penyerang muda Inggris ini tak lepas dari kawalan.

Sang kapten, Leadbitter, bakal memimpin Arsenal menuju kepahitan –sesuai namanya. Ia jadi sosok paling konsisten sepanjang musim 2014/15 bergulir. Sebelas gol, tujuh assist telah ia persembahkan bagi The Boro yang kini memuncaki divisi Championship. Masihkah butuh alasan untuk mewaspadainya?

Man City sudah merasakan bagaimana kepemimpinan Leadbitter membungkam mereka. Karanka yang tak pernah mengabaikan pertahanannya memasang sang kapten di depan empat bek Middlesbrough dan membuat Ben Gibson, bek muda Boro, tampil impresif musim ini. Komando sang kapten serta kemampuannya memotong alur serangan lawan tak perlu diragukan lagi.

Determinasi gelandang bertahan berusia 29 tahun ini pun jadi sorotan. Tanpa kenal lelah, ia mendobrak dominasi Fernandinho dkk di lini tengah, tak pernah sedikitpun memberikan kesempatan bagi City untuk mengklaim bola. Untuk Aaron Ramsey dan Francis Coquelin, waspadalah, waspadalah!

Ada kisah menarik yang menaungi Tomlin. Ia pernah berjuang keras di Leicester dan melakoni uji coba di Liverpool, namun masalah berat badan menghalanginya bersinar. Tomlin dinilai terlalu gemuk dan sempat membuang jauh-jauh mimpinya jadi pesepakbola. Untung saja Darren Ferguson menemukannya dan karir Tomlin mulai bersinar di Peterborough.

Singkat cerita, Karanka memboyongnya ke Middlesbrough dan memolesnya sedemikian rupa. Tomlin jadi sosok sentral dalam permainan Middlesbrough dan ia tak lagi bermasalah dengan diet. Ia bahkan jadi pemain paling terang saat The Boro menekuk City. Berkali-kali ia mempermalukan Vincent Kompany dan kalau ia beruntung, mungkin tiga gol sudah ia sematkan ke gawang City.

Karanka tanpa ragu menyebut Tomlin sebagai pemain paling gemilang di Championship dan hal tersebut diamini dengan penghargaan pemain terbaik bulan Januari. Kini, ia bermain di level yang pernah dimimpikannya. Berduel dengan Kompany dkk membuatnya semakin percaya diri. Akhir pekan nanti saat menjamu Santi Cazorla dkk, sepertinya ia akan kembali besar kepala.

Well, kalau melihat aksi gelandang 26 tahun ini merobek pertahanan City dengan kreativitas dan akurasi umpan terobosannya, bukan mustahil untuk mereplika kegemilangannya di Emirates.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.