Franck Ribery Kurang Senang Dirotasi

Ribery mengaku ia perlu bermain reguler untuk mempertahankan performa di level tinggi, bukannya rutin dirotasi.

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitter
Terbiasa selalu mengisi starting eleven, Franck Ribery mengaku agak sulit menerima kebijakan rotasi Pep Guardiola di Bayern Munich musim ini.

Datang sebagai suksesor Jupp Heynckes, Guardiola memberlakukan sistem rotasi untuk membagi tenaga di beberapa kejuaraan yang diikuti The Bavarians. Kendati sukses di Bundesliga dengan memperbarui rekor kampiun tercepat, kebijakannya berimbas negatif di Liga Champions, dengan Ribery tampil melempem dalam dua leg semi-final melawan Real Madrid, di mana Die Roten menelan kekalahan agregat 5-0.

Ribery sendiri mengaku ia perlu bermain reguler untuk mempertahankan performa di level tinggi, bukannya rutin dirotasi.

"Kadang Anda bermain, kadang Anda di bangku cadangan dan kadang Anda ditinggalkan di rumah [tak masuk skuat matchday]," ujar bintang Prancis ini kepada Kicker.

"Itu situasi baru untuk kami semua. Secara pribadi, saya butuh memainkan laga-laga [secara kontinu]. Saya membutuhkan lima atau enam laga sebelum menjalani jeda, bukan setelah hanya satu laga."

Bayern akan menutup perjalanan musim ini dengan melawan Borussia Dortmund di final DFB-Pokal, Sabtu (17/5).

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics